Advertisement
Jemaah Haji Asal Sleman Bersiap Kembali ke Tanah Air
Ilustrasi ibadah haji dan umrah. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.conm, SLEMAN—Jemaah haji asal Sleman bersiap kembali ke Tanah Air setelah selesai menjalani ibadah. Sampai Kamis (30/8/2018), ada satu orang jemaah haji asal Sleman yang meninggal dunia, dan satu orang masih dirawat di rumah sakit di Mekkah.
Kepala Kantor Kemenag Sleman, Sa'ban Nuroni, mengatakan secara umum kondisi kesehatan jemaah haji asal Sleman baik dan bersiap untuk pulang. Jemaah haji asal Sleman yang diberangkatkan berjumlah 1.221 orang ditambah 23 petugas logistik dan kesehatan.
Advertisement
"Pemulangan akan dilakukan tiga hari, yang pertama nanti tiba di Sleman Senin (3/9/2018) pukul 12.00 WIB," katanya, Kamis. Kelompok terbang (kloter) pertama yang tiba di Sleman yakni Kloter 21 SOC pada Senin, Kloter 25 SOC pada Selasa (4/8/2018), dan Kloter 26 dan 27 SOC pada Rabu (5/8).
Menurut Sa’ban Nuroni, satu orang haji asal Sleman yang meninggal dunia yaitu Soejatmin Siswo Taruno, 85, yang masuk kloter 26 SOC. "Soejatmin yang berasal dari Godean meninggal dunia sebelum wukuf," kata Sa'ban. Jemaah tersebut meninggal setelah sebelumnya dua kali dirawat akibaty sakit paru-paru, jantung dan darah tinggi. Sa'ban mengatakan saat ini masih ada seorang anggota jemaah yang dirawat di Rumah Sakit Annur Mekkah karena sakit.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Sleman, Ujang Sihabudin, mengatakan jemaah haji asal Sleman diberangkatkan mulai Sabtu (21/7). Menurutnya tahun ini ada tiga orang jemaah calon haji yang meninggal dunia sebelum pemberangkatan. Kursi untuk jemaah tersebut dilimpahkan kepada ahli waris untuk berangkat tahun depan.
Tahun ini Kemenag Sleman mengusahakan peningkatkan indeks kepuasan pelayanan penyelenggaraan haji dari tahun sebelumnya yang mencapai 84%. Kemenag Sleman melakukan penambahan konsumsi bagi jemaah calon haji. Tahun lalu, jumlah konsumsi hanya 20 kali, tahun ini ditingkatkan menjadi 40 kali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




