Advertisement
Tiba di Jogja, Jemaah Haji Diminta segera Periksa Kesehatan
Suasana haru pertemuan antara jemaah haji asal Jogja dengan keluarga di Balaikota Jogja, Selasa (4/9/2018). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Ratusan jemaah haji asal Kota Jogja tiba di Balaikota Jogja, Selasa (4/9/2018). Mereka diangkut menggunakan sembilan bus. Kedatangan mereka disambut haru oleh keluarga.
Meski begitu, Dinas Kesehatan mengingatkan agar para jemaah untuk segera memeriksakan kesehatannya. Paling lama 14 hari setelah kedatangannya di Jogja.
Advertisement
"Kalau ada yang demam, segera diperiksakan. Ini penting untuk mengantisipasi gejala penularan penyakit seperti infeksi maupun virus MERS-CoV yang sekarang marak di Arab Saudi," kata Kepala Bidang Pelayanan Masyarakat Dinas Kesehatan Jogja Lana Unwamah.
Dari pemetaan awal, kata Lana kondisi seluruh jemaah cukup baik. Meski ada beberapa yang diketahui mengalami batuk, namun hal itu dikarenakan pengaruh perbedaan cuaca yang sempat dialami.
BACA JUGA
"Kami membekali jemaah haji dengan kartu kewaspadaan. Kalau sampai 14 hari ada yang belum periksa, nanti petugas akan menelusurinya. Harapan kami jemaah yang pro aktif ke puskesmas," pintanya.
Total terdapat 440 jemaah haji asal Kota Jogja, yang terbagi dalam Kloter 23 SOC sebanyak 355 jemaah, dan Kloter 29 SOC sebanyak 85 jemaah. Dari jumlah itu, satu jemaah wafat atas nama Nur Harini Adisukarta, 67 tahun.
Dari Kloter 23 SOC ini, terdapat dua jemaah yang menggunakan mobil ambulans. Satu orang dirujuk ke RS Jogja di Wirosaban karena kondisinya melemah, dan satu orang langsung diantarkan ke rumah karena asma.
"Untuk Kloter 29 SOC akan tiba besok Kamis [6/9/2018] bergabung dengan Kulonprogo," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Jogja Ahmad Mustafid.
Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi, yang menjemput di Donohudan berharap para jemaah menjaga kemabruran seusai menuntaskan seluruh rangkaian haji. Terutama dengan menghidupkan salat jamaah di masjid maupun rutin menghadiri majlis taklim. Bahkan para jemaah yang sudah disatukan dalam kelompok selama di tanah suci juga bisa terus menjalin silaturahim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement




