Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Ilustrasi perahu nelayan./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kapal yang ditumpangi seorang nelayan bernama Sogimin, 54 warga Pacitan, Jawa Timur terbalik dihempas ombak saat berada di laut yang ada di sekitar Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul, Selasa (4/9/2018).
Koordinator SAR Satlinmas Korwil I, Sunu Handoko mengatakan tenggelamnya kapal nelayan tersebut dikarenakan mesin kapal mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dikendalikan dengan baik oleh Sogimin.
“Awalnya Sogimin sekitar pukul 05.30 WIB berangkat dari dermaga Pantai Sadeng menuju Pantai Jungwok. Sesampainya di sana, ia menebar pancing untuk menangkap gurita. Namun tanpa disadari senar pancing terlilit di baling-baling kapal,” ujar Sunu, Selasa.
Akibatnya baling-baling kapal tidak dapat bekerja dengan baik sehingga kapal tidak dapat dikendalikan. Kapal yang ditumpangi Sogimin seorang diri itu semakin menepi, karena terbawa arus. “Saat gelombang besar yang datang kapal tersebut terhantam, dan menyebabkan kapal terbalik. Beruntung korban masih sempat meloncat kelaut dan berenang ke tepi Pantai,” kata dia.
Petugas SAR yang ada di lokasi pun segera bergegas menyelamatkan korban. Beruntung korban bisa diselamatkan dan kapal dapat dievakuasi ke Pantai Jungwok hanya saja akibat kejadian tersebut kapal mengalami kerusakan pada brayungan kapal patah dan tutup mesin hancur. Kerugiannya ditaksir mencapai Rp10 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
KCIC memprediksi penumpang Whoosh naik 15% saat libur Waisak dan Hari Lahir Pancasila, dengan okupansi mencapai lebih dari 80%.
Fenomena api misterius di Seyegan, Sleman, diduga dipicu gas metana. FT UGM merekomendasikan pemasangan blower dan perbaikan sirkulasi udara.
Blackout Sumatra menjadi sorotan. ITB menilai variabilitas cuaca akibat perubahan iklim menambah tantangan stabilitas sistem listrik modern.
KPP Pratama Bantul menyita tiga kendaraan operasional milik perusahaan dengan tunggakan pajak Rp17 miliar setelah proses penagihan sesuai aturan.
JTT mencatat 149.389 kendaraan melintas GT Cikampek Utama saat libur Idul Adha, naik 32% dibanding kondisi normal.