KONI Sleman Minta Pemkab Angkat Atlet yang Berlaga di Asian Games 2018 Jadi PNS

Bupati Sleman Sri Purnomo berfoto bersama dengan para atlet Asian Games di Rumah Makan Pringsewu, Rabu (9/9/2018). - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
06 September 2018 10:17 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Ketua Umum KONI Sleman Pramana mengatakan sembilan atlet dari Sleman sudah bertanding di Asian Games 2018, hanya saja belum semuanya bisa mempersembahkan medali.

"Usulan dari KONI, untuk Fitriyani diperbolehkan untuk bekerja kembali di lingkup Pemkab Sleman, tapi secara teknis kami serahkan pada pejabat terkait," katanya, dalam acara penyambutan Atlet Asian Games asal Sleman oleh jajaran pimpinan daerah dan KONI Sleman, Rabu (9/9/2018).

Dulu Fitriyani pernah bekerja di Bank Sleman. Namun karena ingin menuntaskan studi dan berlatih panjat tebing untuk persiapan Asian Games, ia kemudian keluar.

Menanggapi itu, Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan seluruh kewenangan perekrutan PNS menjadi ranah Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan).

"Bupati enggak bisa meluluskan karena aturan diatur Menpan. Perda memang bisa memberikan apresiasi tapi untuk jadi PNS itu urusannya Menpan. Kalau [atlet] sudah PNS tapi mau mutasi ke Sleman akan kami prioritaskan," kata Sri Purnomo.

Dalam kesempatan itu, KONI memberikan tambahan uang saku kepada seluruh atlet masing-masing Rp2,5 juta. Sementara Pemkab Sleman juga memberikan apresiasi khusus kepada Fitriyani berupa uang saku senilai Rp25 juta, sementara untuk delapan atlet lainnya Rp2 juta.