5.000 Lele Mati di Kolam KDMP Boyolali, Diduga Diracun
Polisi menyelidiki dugaan peracunan yang menyebabkan 5.000 lele di kolam KDMP Boyolali mati. Barang bukti dan sampel air telah diamankan.
Petugas pemadam kebakaran Kota Yogyakarta mengalirkan air pada instalasi Hidran Kering yang terpasang di Kecamatan Kraton, Jogja. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Mulai awal bulan depan, pembangunan fasilitas hidran di tiga titik kampung ditarget rampung. Hingga kini, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jogja mengklai progres pembangunan sudah mencapai 78%.
Kepala Dinas Damkar Jogja Agus Winarto mengatakan secara keseluruhan pembangunan hidran akan dilaksanakan di enam kampung yang berbeda. Masing-masing adalah Jlagran (Gedongtengen), Karangwaru (Tegalrejo), Ledok Tukangan (Danurejan), Basen (Kotagede), dan Cokrodirjan (Danurejan).
“Memang saya akui, pembangunan sempat tersendat karena stok pipa minim. Tetapi tidak masalah. Target penyelesaian pembangunan tidak ada perubahan", kata Agus kepada Harianjogja.com, Senin (17/9/2018).
Disinggung soal spesifikasi, dia mengatakan tak ada yang berbeda. Semua hidran yang dibangun memiliki standar yang sama. "Seperti pipa yang dipakai harus gavalon. Jenis hidran yang dibangun yaitu hidran kering, hidran yang tidak ada sumber airnya jika tidak dipakai,” ucap dia.
Dengan hidran kering ini, mobil damkar tidak perlu masuk ke rumah penduduk. Cukup dengan memasangkan selang dengan hidran yang dekat dengan titik kebakaran.
Itulah sebabnya dia menilai keberadaan hidran kampung ini cukup efisien untuk membantu pemadaman saat terjadi kebakaran. Setelah pembangunan selesai, nantinya fungsi hidran akan dites fisik.
Selain itu pihaknya juga bakal menyosialisasikan cara penggunaan hidran kepada masyarakat. Rencananya, kata dia, pembangunan hidran tidak hanya berhenti di enam kampung itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menyelidiki dugaan peracunan yang menyebabkan 5.000 lele di kolam KDMP Boyolali mati. Barang bukti dan sampel air telah diamankan.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.