Dua Wisatawan Lokal Tenggelam di Pantai Gunungkidul, Satu Tewas dan Satu Hilang

Tim Sar Satlinmas Wilayah I Gunungkidul saat prosesi pencarian korban laka laut di Pantai Sedahan, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul, Selasa (25/9). - Ist/ dok SAR
25 September 2018 22:46 WIB Jalu Rahman Dewantara Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dua orang tengelam di Pantai Sedahan, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo pada Selasa (25/9/2018). Satu korban berjenis kelamin perempuan ditemukan dalam kondisi tewas. Sementara, korban lainnya yakni seorang laki-laki masih dalam proses pencarian.

Koordinator Sar Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.30 wib. Adapun identitas korban tewas yakni Wulandari Rahayu, 21. Sementara korban yang belum ditemukan bernama Sutijan, 35. Keduanya merupakan warga Dusun Manukan, Desa Jepitu, Girisubo.

"Mereka [korban] itu tetanggaan yang datang bersama keluarga untuk yang berekreasi," ucap Sunu, Selasa malam.

Dijelaskan Sunu kedua korban tersebut datang ke Pantai Sedahan bersama kerabatnya pada pukul 13.00 WIB. Kemudian, salah satu korban, Wulandari bersama salah satu kerabatnya bermain di pinggir laut untuk mandi. Sementara korban yang belum ditemukan Sutijan saat itu tengah menuggu di pinggir pantai.

Namun nahas, saat mandi Wulandari justru terbawa ombak hingga ke tengah laut. Kerabat korban yang saat itu ikut mandi lantas berteriak minta tolong. Tak berselang lama Sutijan turun ke laut dan berusaha menolong Wulandari. "Tapi ternyata tidak berhasil dan keduanya justru terbawa arus," jelas Sunu.

Dikatakan Sunu saat kejadian kerabat korban sempat berusaha menolong keduanya. Namun tidak berhasil. Lantas mereka melapor ke tim Sar Pantai Wedi Ombo untuk kemudian berlanjut hingga Polsek Girisubo.

Sunu menjelaskan setelah mendapat laporan pihaknya langsung menerjunkan empat petugas menuju TKP melalui darat, dan tiga petugas lainnya menuju TKP menggunakan perahu.

"Setelah sampai di TKP terlihat korban perempuan lalu kami evakuasi ke perahu untuk dibawa ke daratan lalu segera kami antar ke klinik terdekat untuk diotopsi," bebernya.

Sementara itu hingga saat ini tubuh korban lainnya yakni Sutijan belum diketemukan. Derasnya ombak dan medan bebatuan menjada kendala tim Sar. Atas hal itu pencarian akan dilakukan kembali pada Rabu (26/9/2018) pagi.