Guguran Lava Pijar Teramati Meluncur ke Dasar Kawah Merapi

Gunung Merapi berstatus waspada, Selasa (22/5/2018). - Harian Jogja/Desi Suryanto
26 September 2018 17:50 WIB Irwan A Syambudi Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) DIY terus melakukan pengamatan terhadap aktivitas Gunung Merapi. Dari hasil pemantauan diketahui guguran lava pijar meluncur ke dasar kawan Merapi.

Kepala BPPTKG DIY, Hanik Humaida membenarkan hal itu. Berdasarkan pengamanatan yang dilakukan Selasa (25/9/2019) kemarin terpantau adanya guguran lava pijar. Dalam pengamatan guguran lava pijar terjadi pada pukul 04.00 WIB meluncur ke dalam dasar kawah pada sektor barat laut. "Iya betul [ada guguran lava pijar] ," katanya, Rabu (26/9/2018).

Sepanjang hari pada selasa kemarin guguran tercatat terjadi sebanyak 17 kali dengan ammplitudo 1-32 mm, dan durasi 10-34.9 detik. Hembusan terjadi 11 kali dengan amplitudo 1-3.5 mm dan durasi 9-37 detik.

Selian itu juga terjadi satu kali vulkanik dangkal dengan amplitudo 33 mm dan durasi  25.5 detik. Serta satu tektonik jauh dengan amplitudo 1.5 mm, dan durasi 76 detik.

Kendati demikian dengan adanya guguran lava dan aktivitas terbaru di Merapi saat ini pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah akan terjadi peningkatan aktivitas atau terjadi penurunan. "Kami belum bisa menyimpulkan, kita lihat perkembangannya. Masih ada dua kemungkinan, walaupun kecil ada kemungkinan [kubah lava] tumbuh atau berhenti juga bisa," kata dia.