Dana Darurat Gunungkidul Rp8,6 Miliar Utuh, Baru Terpakai Rp459 Juta
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Bupati Gunungkidul Badingah saat melepas peserta kirab untuk memperingati Hari Santri Nasional di Alun-Alun Wonosari, Senin (22/10/2018). /Ist- Dok Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Hari Santri Nasional harus disikapi dengan bijak oleh santri dan pesantren terkait kontestasi di tahun politik. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Cabang NU Gunungkidul Arif Gunadi usai mengikuti peringatan Hari Santri di Alun-Alung Wonosari, Senin (22/10/2018).
Menurut dia, kalangan pesantren harus menjaga independensi dan netralitas. Sebagai lembaga pendidikan, pondok pesantren tidak boleh ikut politik praktis dan tetap fokus dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. “Seyogyanya pesantren hanya khusus untuk pendidikan,” katanya kepada wartawan.
Menurut dia, di dalam masa kampanye, bawaslu selaku pengawas pemilu harus benar-benar menjalankan tugas dan fungsinya secara maskimal. Sebagai contoh, sambung Arif, apabila ada yang memanfaatkan pesantren untuk kampanye harus diingatkan. “Pada prinsipnya harus menaati aturan yang dibuat oleh KPU sehingga potensi pelanggaran bisa ditekan,” katanya.
Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan apel santri yang dilaksanakan untuk memperingati Hari Santri Nasional. Menurut dia, santri dan ulama memiliki peran yang sangagt besar untuk memajukan Gunungkidul. “Keberhasilan di Gunungkidul juga tidak lepas dari santri dan ulama,” katanya.
Dia pun berharap pendidikan yang diberikan di pondok pesantren dapat menambah wawasan tentang pengetahuan yang dimiliki para santri. Selain itu, para santri juga memiliki pendidikan karakter yang baik sehingga ilmu yang didapatkan selama pendidikan dapat memberikan manfaat di masyarakat secara luas.
“Adanya banyak pondok pesantren di Gunungkidul. harapannya para pesantren ini bisa mendidik para santri untuk dapat semoga dapat berguna bagi nusa bangsa, agama. Selain itu, saya juga meminta peran santri dalam upaya memajukan Gunungkidul,” kata Badingah.
Selain apel, di dalam peringatan Hari Santri juga dilaksankaan pawai yang melibatkan para santri dari penjuru Gunungkidul. Pawai dilakukan dari Alun-Alun Wonosari menuju balai desa Kepek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Fadli Zon dorong Museum Pos Indonesia di Bandung jadi cagar budaya nasional karena nilai sejarahnya yang penting bagi bangsa.
KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin sebagai tersangka OTT terkait suap proyek dan gratifikasi senilai Rp3,5 miliar.
Witan Sulaeman resmi perpanjang kontrak 3 tahun di Persija Jakarta. Siap tampil maksimal di bawah pelatih Shin Tae-yong.
Harga iPhone Juli 2026 di iBox turun, terutama iPhone 16e. Simak daftar lengkap harga terbaru dan seri baru iPhone 17e.
BMKG menyebut Siklon BAVI memengaruhi cuaca DIY. Prakiraan 5-7 Juli cerah berawan, namun gelombang laut selatan berpotensi tinggi.