Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Pertamina Siapkan Rantai Pasok SAF
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Petugas TRC BPBD Jogja berkumpul di kompleks Benteng Vredeburg setelah menerima laporan pohon tumbang di kawasan itu yang ternyata hoaks, Selasa (13/11/2018)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA--Memasuki pergantian musim, angin kencang hingga hujan deras melanda wilayah Jogja. Sejumlah pohon ikut tumbang.
Selain mewaspadai dampak bencana, masyarakat juga harus berhati-hati atas maraknya hoaks yang mengabarkan soal bencana. Setidaknya akibat hoaks tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jogja kecele.
Hoaks itu diterima petugas TRC BPBD Jogja pada Selasa (13/11/2018). Di kabar itu disebutkan adanya pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil di kawasan Benteng Vredeburg, Jogja.
Ironisnya, kabar itu dengan cepat tersebar di media sosial lengkap dengan foto sebuah pohon besar menimpa bagian atap mobil berwarna putih hingga remuk.
Sesampainya petugas TRC BPBD Jogja di Benteng Vredeburg, pohon besar yang tumbang dan menimpa sebuah mobil ternyata tidak ada. "Padahal tim sudah sampai Vredeburg ternyata tidak ada. Setelah ditelusuri kejadian ada di Solo, bukan di Jogja," kata Kepala Pelaksana BPBD Jogja Hari Wahyudi, Rabu (14/11/2018).
Dia mengaku, pada Selasa siang sekitar pukul 14.10 WIB memang ada kejadian pohon tumbang berdiameter 30 sentimeter dan tinggi 10 meter. Kejadiaannya di wilayah Warungboto Umbulharjo, bukan di sekitar Titik Nol Jogja atau Benteng Vredeburg. "Penyebabnya usia pohon sudah rapuh atau lapuk. Pohon sempat menimpa kabel listrik PLN, sekarang sudah terkondisikan," katanya.
Oleh karena itu dia berharap masyarakat bisa selektif menyaring informasi sebelum menyebarkannya. Apalagi jika hal itu terkait dengan informasi kebencanaan. "Ya, kami hanya bisa mengimbau. Masalahnya persebaran berita di medsos itu kecepatannya sangat luar biasa. Mudah-mudahan, teman-teman sukarelawan dan TRC tetap semangat [meski kecele] karena mereka bergerak demi kemanusiaan," katanya.
Di samping itu, Hari tetap berharap masyarakat tetap mewaspadai potensi munculnya bencana selama awal musim penghujan saat ini. Selain potensi genangan, angin kencang, hingga pohon tumbang. (Abdul Hamid Razak)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.