Bupati Award 2026: Pasutri Asal Candimulyo Borong Dua Penghargaan
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
Para peserta PR Talk 2018 pada Rabu (5/12/2018) di Amphiteater E7 Gedung KH Ibrahim UMY. /Ist-Dok Panitia
Harianjogja.com, BANTUL- Program Studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Public Relations bekerjasama dengan PRedator Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan PR Talk 2018 pada Rabu (5/12/2018) di Amphiteater E7 Gedung KH Ibrahim UMY.
Kegiatan yang mengusung tema “How To Be a PR Professional with Good Ethics?” bertujuan menjawab permasalahan dan tantangan pada dunia Public Relations. Dua pembicara yang dihadirkan merupakan tokoh yang mumpuni di bidangnya, yaitu Adhianty Nurjanah yang merupakan Dosen Ilmu Komunikasi UMY dan Diah Purwita Rini yang merupakan seorang Psikolog.
Acara yang ditujukan kepada mahasiswa Public Relations untuk memperkenalkan bagaimana menjadi Public Relations profesional yang mampu merancang program-program kehumasan agar dapat menciptakan opini positif publik.
Kepiawaian Public Relations profesional dalam membangun reputasi positif tentu tidak hanya “pencitraan atau lip service saja” namun harus diikuti dengan perilaku etis yang dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah, serta mengutamakan kejujuran, tanggungjawab, komitmen, serta integritas dalam melaksanakan tugasnya sebagai Public Relations.
Sekitar 70 mahasiswa dari berbagai jurusan ikut andil dalam Talkshow tersebut. Beberapa dari mereka antusias untuk bertanya mengenai integritas seorang Public Relations yang profesional.
Salah satu panitia, Asri Dewi menjelaskan kegiatan tersebut bermanfaat untuk membekali para mahasiswa saat terjun ke dunia kerja. “Kegiatan tadi sangat bagus, dan jelas memberi manfaat untuk kita sebagai mahasiswa PR yang kelak akan memasuki dunia profesi. Profesionalisme kita terlihat melalui etika. Terutama bagi seorang PR yang berinteraksi dengan banyak orang," katanya.
Dalam materinya, Adhiyanti Nurjanah menjelaskan bahwa seorang PR profesional menerapkan etika profesinya dalam setiap kegiatan PR. Baik ketika berhubungan dengan stakeholder eksternal maupun internal. "Sehingga seorang PR profesional adalah PR yang beretika," tegasnya.
Adapun Diah Purwita Rini, sebagai pembicara dalam PR Talk 2018 menyatakan bahwa apapun yang dikerjakan mahasiswa itu dimulai dengan mencintai diri sendiri, entah itu etika, pengenalan karir, interaksi dengan siapapun, dimulai dari mencintai diri sendiri. "Ketika kamu sudah tahu dirimu, maka itu mudah untuk melakukan apapun," katanya.
Mahasiswa Public Relations dtunggu perannya di dunia kerja untuk mewakili semua bidang. Banyak orang pintar yang tidak bisa menjual ide mereka, maka peran mereka sebagai Public Relations dibutuhkan untuk perpanjangan tangan mereka dalam menyampaikan ide tersebut.
Diahberbagi pengalaman saat jatuh bangun dalam meniti karirnya sejak 2004. Kegagalan tersebut tak membuatnya lengah, menurutnya kegagalan pertama itu ketika mereka menampilkan di luar dari garisnya, dan itu baik untuk mereka. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
Cuaca hari ini, BMKG mengingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Aceh dan Sumatera Utara. DIY diprediksi cerah.
Prabowo meminta penambahan pesawat modifikasi cuaca dan menyiapkan drone berkapasitas 50 kg air untuk mitigasi karhutla.
Yusril Ihza Mahendra menilai tak ada persoalan mendasar dalam isi buku Islam ala Prabowo dan meminta publik memahami isinya secara utuh.
Harry Kane masuk persaingan Ballon d’Or 2026 setelah mencetak 73 gol bersama Bayern dan timnas Inggris musim lalu.
Efisiensi berkeadilan menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan MBG dan KDMP agar program memberi manfaat tanpa mematikan persaingan.