Jatimulyo Gumregah Optimalkan Potensi Perbukitan Menoreh

Uli Febriarni
Uli Febriarni Minggu, 16 Desember 2018 21:15 WIB
Jatimulyo Gumregah Optimalkan Potensi Perbukitan Menoreh

Sejumlah warga Desa Jatimulyo menampilkan atraksi tarian dalam Gelar Potensi Desa Jatimulyo Gumregah, Minggu (16/12/2018)./Ist

Harianjogja.com, KULONPROGO—Desa Jatimulyo merupakan salah satu wilayah yang berada di kawasan Perbukitan Menoreh. Melalui gelar potensi desa yang diselenggarakan lewat dukungan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (Dispar DIY), masyarakat menunjukkan kebersamaan dalam mengoptimalkan potensi setempat.

Kepala Desa Jatimulyo, Anom Sucondro, menuturkan dalam kegiatan tersebut ditampilkan beragam atraksi seni dan budaya. Warga juga memajang hasil produksi usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan kuliner khas. Tak lupa, acara ini juga mempromosikan sejumlah destinasi wisata yang ada di Desa Jatimulyo.

"Kegiatan ini merupakan bentuk “gayung bersambut’ dari kami dengan program Pemerintah Pusat dan Pemkab Kulonprogo, Misalnya dengan adanya Bedah Menoreh dan menyongsong kehadiran bandara baru di Kulonprogo," ujarnya usai kegiatan Gelar Potensi Desa Jatimulyo Gumregah, Minggu (16/12/2018).

Menurut Anom, karena Pemerintah Pusat memiliki program pengembangan sektor wisata, jajarannya harus mempersiapkan segala sesuatu, salah satunya melaksanakan gelar potensi desa setiap setahun sekali. Di sana, ditampilkan semua potensi Jatimulyo. "Partisipasi masyarakat dalam mempromosikan budaya dan destinasi sangat baik, masyarakat bergerak mandiri. Kami tinggal mengarahkan," ujarnya.

Lewat kegiatan gelar potensi desa tersebut harapannya semua potensi yang ada di Jatimulyo bisa berkembang secara menyeluruh, bukan hanya destinasi wisata yang ada.

Kepala Seksi Objek Daya Tarik Wisata Dispar DIY, Wardoyo, mengatakan gelar potensi desa dilaksanakan tak jauh dari Gua Kiskendo karena goa tersebut juga merupakan bagian dari destinasi wisata di DIY. "Tentunya kami perlu mengangkat dan mempromosikan destinasi wisata di setiap kabupaten dan kota di DIY," ucapnya.

Ia menambahkan gelar potensi desa di Jatimulyo juga menampilkan atraksi seni budaya setempat. Menurut dia, DIY merupakan salah provinsi yang bukan hanya kaya akan destinasi wisata. Melainkan juga kaya akan budaya. Kegiatan-kegiatan budaya bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung. "Tujuan kegiatan tersebut adalah upaya untuk mendorong pariwisata DIY lewat semua kekuatan potensi yang dimiliki masyarakat, baik seni budaya atau lainnya. Jika dikemas dengan baik, akan menjadi sebuah daya tarik, dapat mendatangkan wisatawan,” kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online