Datang ke Jogja, Menteri Luhut Desak Pembangunan Bandara Kulonprogo Dikebut

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan sedang melihat maket NYIA di Joglo kantor proyek NYIA PT Pembangunan Perumahan (Persero), Kamis (20/12/2018). - Harian Jogja/Uli Febriarni)
20 Desember 2018 20:50 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan menginginkan agar proyek pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) selesai seluruhnya pada akhir 2019 atau paling lambat awal 2020.

Ia berharap pada saat itu, pembangunan terminal juga selesai sekitar November 2019. Namun, ia akan mendorong terminal sudah selesai pada Oktober 2019 dan diperkirakan Jogja akan memiliki bandara internasional yang mungkin lebih baik dibanding Bali.

"Jadi sekitar 7, 8 atau 9 April 2019, penerbangan internasional sudah bisa mendarat di NYIA," kata dia, usai meninjau lahan proyek pembangunan NYIA, Kamis (20/12/2018).

Kendati waktu yang tersisa cukup sempit, ia meminta PT Pembangunan Perumahan (Persero) dan rekanan untuk tetap bekerja secara mendetail dan memerhatikan kualitas bangunan. Progres lainnya, untuk pembangunan rel kereta api juga diharapkan bisa selesai pada April 2019 dan pembangunan jaringan transportasi kereta api ini bisa tuntas pada awal 2020, dengan Stasiun Wojo sebagai titik terdekat dari NYIA.

"Sejauh ini tidak banyak masalah yang timbul, kebutuhannya adalah pembebasan tanah sekitar 3.000 meter," ucapnya.

Luhut menambahkan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) perlu mengantisipasi lonjakan wisatawan. Karena setelah NYIA beroperasi, ia optimistis jumlah wisatawan yang masuk ke DIY bisa mencapai dua kali lipat.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo menjelaskan, tugas Pemerintah Kabupaten antara lain persiapan membebaskan lahan yang diperlukan untuk pembangunan jaringan rel KAI. Tugas lainnya, menyangkut masih adanya warga yang menolak pembangunan tiang listrik PLN di area NYIA.

Sementara, terkait pembangunan underpass, saat ini sudah masuk tahapan sosialisasi dan Pemkab tetap turut perlu ambil bagian dalam kaitannya berhubungan dengan masyarakat, lanjut Hasto.

"Kemudian terkait penyerapan tenaga kerja, supaya masyarakat Kulonprogo tidak hanya menjadi penonton dan bisa mendapat manfaat tambahan dari kesuksesan pembangunan. Begitu juga kami sudah ada penandatangananan MoU antara AP I dan PDAM perihal airKu dan distribusi air di bandara," ucapnya.