Datangi Gereja Ganjuran Saat Misa Natal, Ini Tanggapan Kapolda DIY

Kapolda DIY Brigjen Ahmad Dofiri (dua kiri) beserta rombongan saat memantau pelaksanaan Misa Natal di Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Bambanglipuro, Bantul, Senin (24/12/2018) malam. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
25 Desember 2018 13:20 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Kapolda DIY Brigjen Ahmad Dofiri mengapresiasi pengamanan sejumlah gereja di DIY yang cukup baik. Pengamanan tidak hanya dari TNI, Polri dan pemerintah, namun ormas dan pengaman internal gereja juga bagus sehingga perayaan Natal ini berjalan aman dan lancar.

Hal itu disampaikan Dofiri saat mengunjungi Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Bambanglipuro, Bantul, Senin (24/12/2018) malam. Kapolda DIY bersama Sekda DIY Gatot Saptadi, Komandan Korem 072 Pamungkas Brigjen Muhammad Zamroni, Bupati Bantul Suharsono, dan sejumlah Forkompinda DIY meninjau sejumlah gereja di DIY.

Rombongan Kapolda DIY tiba di Gereja HKTY Ganjuran sekitar pukul 20.30 WIB atau saat Misa Natal berlangsung. Rombongan disambut oleh Kepala Paroki Gereja HKTY Ganjuran, Romo FX. Krisno Handoyo beserta penguru gereja setempat.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda menanyakan soal pengamanan gereja dan interaksi gereja dengan masyarakat setempat. Kapolda mengapresiasi pengaman yang cukup bagus. "Seluruh aparat keamanan baik dari pemerintah, polisi, TNI dan unsur terkait lain saling bahu membahu bekerja sama untuk menjamin keamanan pelaksanaan ibadah. "Pengaman internal gereja juga bagus, ada banyak CCTV " ujar dia.

Dia menilai perayaan Misa Natal di DIY tahun ini berjalan lancar. Selain ke Gereja HKTY Ganjuran, Kapolda beserta rombongan juga memantau Gereja Antonius Kotabaru, dan Gereja Katolik Keluarga Kudus Banteng, Sleman.

Dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru ini Polda DIY menerjunkan sebanyak 7.600an personel pengamanan gabungan dari Polri, TNI, pemerintah, dan sejumlah ormas.

Ada sekitar 356 gereja yang menjadi fokus pengamanan. Namun yang jadi fokus pensterilan hanya sekitar 30 gereja yang dianggap memiliki jemaah hingga ribuan orang. Seperti di Gereja HKTY Ganjuran jemaahnya mencapai lebih dari 3.000 orang dari berbagai daerah. Bahkan tenda-tenda yang disediakan panitia tidak menampung jemaah yang datang.

Kepala Paroki Gereja HKTY Ganjuran, Romo FX. Krisno Handoyo mengatakan bahwa Gereja HKTY merupakan gereja yang paling terbuka baik dari bentuk gereja ataupun lingkungan sehingga faktor keamanan menjadi prioritas. "Saya kira gereja HKTY Ganjuran ini gereja yang paling banyak memiliki CCTV sehingga semua kegiatan di lingkungan gereja pasti diketahui," ucap Romo Krisno.

Untuk Misa Natal di HKTY Ganjuran digelar selama tiga kali, yakni Senin (24/12) pukul 17.00 WIB dan pukul 21.00 WIB. Sementara Misa Natal anak-anak digelar pada Selasa (25/12) pukul 08.00 WIB.