3 Kecamatan di Sleman Lunas PBB 100%

Bupati Sleman Sri Purnomo menyerahkan penghargaan kepada kecamatan, desa, dan dusun yang realisasi PBB P2 mencapai 100% di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (2/1/2019). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
02 Januari 2019 20:15 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Dari 17 kecamatan yang ada di Sleman hanya ada tiga yang sudah lunas 100% dalam pembayaran Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2). Ketiga kecamatan itu masing-masing Moyudan, Seyegan, dan Cangkringan. Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) mendorong agar kecamatan lainnya bisa melunasi 100% PBB P2.

Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Harda Kiswaya, mengatakan meskipun hanya ada tiga kecamatan yang sudah lunas PBB P2 dengan realisasi 100%, menurutnya jumlah itu meningkat dibanding 2017. "Kesadaran masyarakat dalam membayar pajak meningkat di 2018. Pada 2017 hanya ada dua kecamatan yang realisasi pelunasan mencapai 100%, naik menjadi tiga kecamatan pada 2018," katanya dalam acara Penyampaian SPPT PBB P2 2019 di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (2/1/2019).

Selain itu di 2018 ada 22 desa dan 420 dusun yang sudah lunas dan realisasi pembayaran PBB P2 mencapai 100%. Dibanding 2017, jumlah itu meningkat karena pada 2017 hanya ada 15 desa dan 338 dusun yang realisasi PBB P2 mencapai 100%.

Harda mengatakan di pekan pertama tahun ini jajarannya berupaya mendorong pemerintah kecamatan, desa dan dusun agar merealisasikan 100% pembayaran PBB P2. "Tahun ini kami tidak menaikkan nilai jual objek pajak [NJOP], kecuali beberapa objek pajak khusus yang bernilai komersial tinggi," kata Harda.

Dalam acara Penyampaian SPPT PBB P2 2019 BKAD memberikan penghargaan bagi tiga kecamatan, 22 desa, dan 420 dusun yang realisasi pembayaran PBB P2 mencapai 100%. "Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar pemerintah kecamatan, desa dan dusun lain yang belum bisa mencapai 100 persen agar melunasi PBB P2," ujar Harda.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, mengimbau agar di 2019 masyarakat bisa meningkatkan kepeduliannya dalam membayar pajak. "Pembayaran pajak nantinya dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Sleman," kata Sri Purnomo.