Bayern Muenchen Ditahan Schalke 0-0, Kane Gagal Jadi Pahlawan
Bayern Muenchen ditahan Schalke 0-0 di Veltins-Arena. Harry Kane, Olise dan Musiala gagal membawa Die Roten meraih kemenangan.
Ilustrasi dana atau anggaran./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA - Dana kelurahan yang digelontorkan oleh pemerintah pusat kepada 45 kelurahan di Kota Jogja diperkirakan akan cair pada Maret 2019 mendatang karena saat ini masih dalam proses penyusunan petunjuk teknis penggunaan anggaran tersebut.
Sejumlah kelurahan di Kota Jogja telah menyiapkan sejumlah program dalam penggunaan dana kelurahan seperti membeli tabung apar atau alat pemadam kebakaran.
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto berharap adanya dana kelurahan bisa menambah kekuatan fiskal dari APBD untuk daerah. Pihaknya mendorong kepada Pemda DIY untuk melakukan penyelarasan anggaran dengan adanya tambahan dana kelurahan.
Harapannya dana kelurahan bersama dengan APBD menjadi pendorong penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan pendapatan masyarakat, apalagi pengangguran masih menjadi masalah di Kota Jogja.
Eko memastikan saat ini dana sebenarnya sudah ada di pusat hanya tinggal untuk mendetailkan proses pencairan sehingga paling tidak pada Maret 2019 kemungkinan bisa dicairkan.
DIY mendapatkan alokasi dana jenis ini sebanyak Rp15,8 miliar yang dibagi Rp352 juta setiap kelurahan.
"Dana kelurahan membawa harapan besar mampu menyelesaikan problem di Kota Jogja, terkait dengan kemiskinan dan pengangguran, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Jika ada program dan kegiatan, belanjanya harus di wilayah kelurahan," terangnya dalam monitoring persiapan penggunaan dana kelurahan di Kantor Kelurahan Suryatmajan Kota Jogja, Selasa (8/1/2019).
Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda DIY Maladi menambahkan, pihaknya bersama Komisi A DPRD DIY akan berkonsultasi ke Kemendagri untuk memperoleh kejelasan terkait teknis penggunaan dana kelurahan. Setelah mendapatkan gambaran lebih jelas dari pusat harapannya segera bisa ditindaklanjuti Gubernur DIY sebagai wakil pemerintah pusat terkait penggunaan dana.
"Untuk sementara tahun ini yang mendapatkan semua kelurahan di Kota Jogja dan satu Kelurahan Wates Kulonprogo. Memang kita harus sedikit ngoyak-oyak pusat, agar dana ini bisa segera dimanfaatkan kelurahan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bayern Muenchen ditahan Schalke 0-0 di Veltins-Arena. Harry Kane, Olise dan Musiala gagal membawa Die Roten meraih kemenangan.
Jasa Marga telah menyerap capex Rp4,4 triliun hingga semester I/2026. Simak progres Tol Jogja-Bawen dan Jogja-Solo.
Imigrasi Semarang mendeportasi dua WN China yang terjaring operasi pengawasan di KIK. Sebanyak 505 WNA diperiksa legalitasnya.
Cek jadwal 6 bansos September 2026, mulai PKH, BPNT, beras, PIP, PBI JKN hingga KIP Kuliah dan BLT Kesra Rp900.000.
LLDIKTI V menginisiasi konsorsium perguruan tinggi se-DIY untuk memperkuat kolaborasi kampus, pemerintah, dunia usaha, dan industri.
Dugaan keracunan MBG di Bantul ternyata menimpa 70 murid di empat sekolah. SPPG Patalan 2 kini diberhentikan operasionalnya.