Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H Digelar Hari Ini, Ini Jadwal Lengkapnya
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Anak-anak bermain di pipa ajaib Taman Pintar, Jumat (6/4/2018)./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA- Komitmen Pemkot untuk membangun wilayah Selatan Jogja terus dilakukan. Selain melakukan revitalisasi Pasar Prawirotaman, tahun ini Pemkot juga akan membangun Taman Pintar kedua di Tegalturi, Giwangan.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan pembangunan Taman Pintar kedua tersebut sudah direncanakan sebelumnya. Termasuk pengalokasian anggaran yang nilainya menurut Haryadi cukup besar. "Anggaran sebenarnya ada dari Pusat, kebutuhannya lebih dari seratusan miliar, tapi baru disetujui Rp80 miliar. Kemungkinan masih bisa ditambah," katanya, Jumat (11/1/2019).
Menurut rencana, pembangunan Taman Pintar kedua tersebut akan dilakukan tahun ini. Terkait teknis pembangunan Taman Pintar kedua tersebut, Haryadi mengatakan akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal akan dibangun embung sebagai kawasan tangkapan air. Kemudian dilanjutkan berbagai wahana pendukung untuk sarana edukasi dan ruang publik.
Haryadi mengatakan, pembangunan infrastruktur di wilayah Selatan Jogja akan terus digencarkan sepanjang tahun ini. Selain Taman Pintar kedua, Pemkot juga akan merevitalisasi Pasar Prawirotaman di Jalan Parangtritis. "Sebagian besar dananya dari Pusat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Untuk pasar Prawirotaman saja Rp75 miliar dari pusat," katanya.
Agar program pembangunan infrastruktur di Selatan Jogja sesuai target, pihaknya menyiapkan Peraturan Walikota (Perwal) terkait penjabaran APBD 2019. Perwal tersebut nantinya akan disinergikan dengan program dari Pemerintah Pusat. "Saat ini kami masih dilakukan penyusunan penjabaran APBD itu," katanya.
Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi mengungkapkan, total luas lahan yang akan digunakan sebagai Taman Pintar 2 mencapai 3,29 hektare. Lahan tersebut seluruhnya milik Pemkot. Keberadaan Taman Pintar tersebut bertujuan untuk meningkatkan jumlah wisatawan untuk berkunjung ke Jogja. "Perencanaan atau detail engineering design (DED) nya sudah siap. Tapi itu dengan alokasi anggaran Rp80 miliar saja. Untuk pengembangan nanti tinggal menyesuaikan," jelasnya.
Menurut Heroe, keberadaan Taman Pintar (Tampin) kedua di Giwangan nantinya berbeda dengan Tampan Pintar pertama di Senopati. "Kalau Tampin yang pertama lebih menonjolkan ilmu pengetahuan berbasis terapan atau teknologi, maka di Tampin kedua lebih banyak edukasi ilmu berbasis air dan
ekologi. Akhir 2019 kami targetkan sudah bisa beroperasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.