Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ilustrasi upacara serah terima jabatan. Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, BANTUL--Sebanyak tujuh camat di Bantul dirotasi. Ada yang dirotasi antar kecamatan dan ada yang menjabat sebagai camat baru.
Serah terima jabatan digelar di Pendopo Parasamya, Komplek Pemerintahan Kabupaten Bantul, Rabu (23/1/2019).
Tujuh camat baru tersebut, yakni Deni Ngajis Hartono sebagai Camat Dlingo; Endang Rahmawati sebagai Camat Banguntapan; Camat Imogiri Sri Kayatun; Camat Bantul Jatibayu Broto; Camat Bambanglipuro Lukas Sumanasa, Camat Jetis Saryadi; dan Camat Pandak Sri Kayatun.
"Banyak yang harus diperbuat, perlu bekerja keras dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, harus mampu kerja kreatif inovatif dan tulus dalam pengabdian," kata Suharsono dalam sambutannya yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan Ediastuti, Rabu.
Selain serah terima camat, dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Bantul, Erna Kusmawati melantik tujuh ketua TP PKK tingkat kecamatan di tujuh kecamatan sekaligus memberi penghargaan kepada mantan TP PKK Kecamatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Prabowo menawarkan 138 blok migas eksplorasi Indonesia kepada investor Rusia, sekaligus membuka peluang kerja sama teknologi dan hilirisasi.
Pemkab Gunungkidul mengajukan 370 formasi pegawai 2026, terdiri dari 335 CPNS dan 35 PPPK, tetapi masih menunggu persetujuan pusat.
Pimpinan ponpes di Lombok Tengah divonis 14 tahun penjara dalam kasus kekerasan seksual dan diwajibkan membayar restitusi Rp111,44 juta.
Pabrik BYD di Subang berkapasitas 150.000 unit per tahun dan berpotensi menyerap lebih dari 20.000 tenaga kerja lokal.
Prabowo mendorong Danantara dan RDIF membiayai proyek investasi Indonesia-Rusia serta meminta I-EAEU FTA segera berlaku.