Asyik, Sleman Kini Punya Gedung Ujian Praktik SIM Indoor

Kepala Kepolisian Daerah DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri (dua kanan) didampingi Bupati Sleman Sri Purnomo (tiga kanan) menggunting pita peresmian Gedung Satpas Polres Sleman, Rabu (23/1/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
23 Januari 2019 16:20 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Gedung Satuan Penyelenggara Administrasi Surat Izin Mengemudi (Satpas SIM) Polres Sleman diklaim sebagai gedung Satpas pertama di Indonesia yang memiliki ruang ujian praktik SIM secara indoor.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) DIY Inspektur Jenderal (Irjen) Ahmad Dofiri mengatakan pembangunan gedung tersebut merupakan salah satu wujud Polri untuk memfasilitasi masyarakat dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Dengan gedung yang baru, anggota juga harus melayani masyarakat dengan semangat yang baru, dan yang paling penting, masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Polres Sleman,” kata dia seusai meresmikan gedung Satpas SIM Polres Sleman, Rabu (23/1/2019).

Lebih lanjut, Dofiri menjelaskan dengan adanya gedung baru ini, ujian teori untuk pembuatan SIM bisa menampung hingga 300 orang per hari dengan kuota mencapai 30 orang per sesi. "Dibuatnya gedung ini adalah cara yang tepat untuk mengatasi keterbatasan lahan di Polres Sleman," ujar dia.

Kapolres Sleman, Ajun Komisaris Besar Polisi Rizky Ferdiansyah mengatakan gedung yang dibangun di kompleks Polres Sleman tersebut menghabiskan anggaran mencapai lebih dari Rp14 miliar. "Anggarannya bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun anggaran 2018 sebesar Rp14 miliar lebih,” kata Kapolres.

Gedung Satpas SIM tersebut, kata dia, dibagi menjadi tiga lantai. Lantai I diperuntukkan bagi ujian praktik roda empat, Lantai II untuk pelayanan administrasi dan Lantai III untuk ujian praktik roda dua.

"Gedung Satpas SIM ini berdiri di tanah dengan luas mencapai 2.600 meter persegi. Sedangkan luas bangunannya adalah 855 meter persegi," ucap Rizky.