Rute Trans Jogja 2026 Terbaru, Lengkap dengan Tarif Murah
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dan terintegrasi. Cek daftar jalur terbaru serta tarif lengkap yang tetap murah dan ramah kantong.
PKL di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Jogja, Minggu (20/1/2019). - Harian Jogja/Nugroho Nurcahyo
Harianjogja.com, JOGJA—Penataan kawasan Kotabaru untuk menampilkan wajah Indies terus dilakukan. Tahun ini, penataan menyentuh kawasan pedestrian di Jalan Sudirman baik sisi timur maupun sisi barat. Ke depan, penataan Kotabaru akan terintegrasi dengan penataan Stadion Kridosono dan Stasiun Lempuyangan. Seluruh bangunan anyar wajib menyediakan lahan parkir yang bisa diakses publik.
Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan Kotabaru ditata secara bertahap sejak 2018 hingga 2021. Kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai kawasan heritage sehingga perlu adanya pedoman pelestarian kawasan budaya. Dari sisi filosofi tata kota tidak akan berubah. Kotabaru tetap akan menjadi lokasi yang eksotis bernuansa Indies.
Istilah Indies mengacu pada kebudayaan, termasuk arsitektur, semasa kekuasaan pemerintah Hindia Belanda. Pada masa kolonial, Kotabaru menjadi permukiman masyarakat Eropa. Peninggalan masa lalu itu, seperti bangunan-bangunan berarsitektur Indies, masih awet sampai sekarang dan akan dijadikan destinasi wisata alternatif.
“Ini juga untuk mempertahankan tata kota saat awal kota ini dibentuk. Meskipun nanti ada penambahan fungsi, public space yang disediakan akan mendukung keberadaan kawasan indies,” kata Heroe kepada Harian Jogja, Selasa (22/1/2019).
Tahun ini penataan dilaukan di jalur pedestrian di Jalan Sudirman. Kelak, pengembangan Stasiun Lempuyangan juga harus menyesuaikan dengan penataan sekitar yang bercorak Indies.
Bangunan di kawasan Kotabaru juga wajib menyediakan lahan parkir yang bisa diakses khalayaka. “Seluruh bangunan baru juga harus menyediakan lahan parkir yang juga bisa diakses publik. Sekitar 25% bisa digunakan untuk umum," katanya.
Pemerintah Kota Jogja masih mengincar lahan parkir baru yang akan dibuat. Setidaknya ada tiga hingga lima titik lokasi yang akan dijadikan lahan parkir baru. Seperti di dekat Malioboro, Tugu Pal Putih hingga Stadion Kridosono. Saat ini, pilihan-pilihan itu masih dijajaki.
“Kalau mengembangkan kawasan pedestarian, ketersediaan parkir harus ada. Ini yang sedang kami upayakan agar tidak menimbulkan kemacetan. Hal itu sejalan dengan jargon RTRW Jogja sebagai lokasi yang ngangeni,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dan terintegrasi. Cek daftar jalur terbaru serta tarif lengkap yang tetap murah dan ramah kantong.
Meta menghadirkan deretan fitur sepak bola di WhatsApp, Instagram, hingga Facebook untuk Piala Dunia 2026. Simak panduan fitur terbaru untuk merayakan euforia t
Uban prematur bisa diperlambat dengan gaya hidup sehat, mulai dari nutrisi, stres, hingga kebiasaan harian.
Rekomendasi laptop Rp3–5 juta 2026 dengan SSD dan RAM 8GB yang masih layak untuk kerja dan kuliah.
Skema pajak JHT BPJS Ketenagakerjaan berbeda tergantung saldo, pencairan, dan NPWP peserta.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.