Kopi Keliling dan Darling Merapi Siap Jangkau Titik Keramaian dan Wisata di Sleman
Kopi Keliling dan Darling Merapi diluncurkan di Sleman untuk memperluas pemasaran Kopi Nirmalagiri dengan dukungan Rp599,7 juta.
Sapi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Upaya memperkuat sektor peternakan rakyat di Sleman terus digerakkan melalui program penguatan modal. Sepanjang 2025, Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman menyalurkan dana stimulan Rp3,5 miliar kepada 24 kelompok ternak guna mendorong peningkatan produktivitas hingga pengembangan usaha ke skala lebih besar.
Staf Bina Usaha Bidang Peternakan DP3 Sleman, Marsudi, menjelaskan penyaluran modal dilakukan bertahap dalam empat fase. Pada tahap pertama, bantuan sebesar Rp90 juta diberikan kepada satu kelompok ternak ayam. Tahap kedua sebesar Rp100 juta juga disalurkan kepada satu kelompok ternak ayam. Tahap ketiga menjadi fase terbesar dengan nilai Rp2,03 miliar untuk 13 kelompok ternak sapi dan domba. Adapun tahap keempat mencapai Rp1,35 miliar yang dibagikan kepada sembilan kelompok ternak sapi dan domba.
Kelompok penerima bantuan tersebar di berbagai wilayah Sleman, yaitu Ngudi Lestari, Mendo Ngremboko, dan Ngudi Makmur di Prambanan; Sido Urip, Lembu Makmur, dan Sedio Rukun di Berbah; Ngudi Mulyo dan Margo Mulyo di Kalasan; Murakabi di Sleman; Ngudi Makmur, Sedyo Rukun, serta Andhini Mangambar di Mlati; Ngudi Makmur di Ngemplak; Sedyo Makmur I di Cangkringan; Ngudi Raharjo, Ngudi Sawiji, dan Ngudi Rejeki di Tempel; Roso Manunggal Karso di Godean; Mugi Rahayu di Seyegan; Ngudi Makmur, Sumber Rejeki, dan Ummat di Ngaglik; Surya Andini di Pakem; serta Sido Dadi di Minggir.
“Tahun lalu ada perubahan target penyaluran modal dari yang semula Rp4,5 miliar menjadi Rp3 miliar dan dari 25 kelompok menjadi 20 kelompok,” kata Marsudi dihubungi, Senin (19/1/2026).
Marsudi menambahkan, program penguatan modal tetap bergulir pada 2026. Tahun ini, DP3 Sleman memperoleh pagu Rp3 miliar untuk 20 kelompok ternak. Nilai tersebut dipertahankan sejak perubahan target pada November 2025 dan merupakan usulan internal DP3, bukan dampak dari kebijakan efisiensi anggaran 62%.
Pada 2026, nilai paket penguatan modal untuk komoditas sapi juga mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya satu paket senilai Rp10 juta, kini meningkat menjadi Rp13 juta. Setiap kelompok ternak hanya dapat mengakses maksimal 15 paket, sehingga bantuan tertinggi yang dapat diterima satu kelompok mencapai Rp195 juta.
“Kami memperkirakan kalau pagu naik, ada kemungkinan justru tidak tercapai. Ini hasil kami menganalisis situasi dan kondisi di lapangan,” katanya.
Analisis tersebut mempertimbangkan usia peternak yang rata-rata sudah lanjut dan sebagian telah meninggal dunia. Di sisi lain, regenerasi peternak berjalan lambat. Kondisi inilah yang mendorong DP3 menurunkan target pagu.
“Banyak anak muda yang kurang berminat beternak sapi,” ucapnya.
Di tingkat kelompok, manfaat program ini dirasakan langsung peternak. Sekretaris Kelompok Ternak Margo Mulyo, Yulianto, mengatakan kelompoknya telah empat kali mengakses program penguatan modal dan kini memiliki sekitar 18 ekor sapi.
“Alhamdulillah bermanfaat program ini, karena bisa untuk suntikan dana kami dalam mengembangkan ternak sapi. Kalau di saya sendiri, bisa mengisi kandang kosong. Keluar masuk,” kata Yuli.
Melalui skema penguatan modal kelompok ternak ini, DP3 Sleman menempatkan sektor peternakan rakyat sebagai tumpuan ekonomi pedesaan, dengan harapan peternak mampu meningkatkan skala usaha secara bertahap di tengah tantangan regenerasi dan perubahan minat generasi muda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kopi Keliling dan Darling Merapi diluncurkan di Sleman untuk memperluas pemasaran Kopi Nirmalagiri dengan dukungan Rp599,7 juta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.