KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Pengendara melintas di Jembatan Kewek pada Minggu (23/11/2025). Pemkot Jogja berencana merehabilitasi jembatan tersebut tahun depan. Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memperkirakan pembangunan Jembatan Kewek akan dimulai pada April 2026. Proyek tersebut nantinya akan ditangani langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja, Hasri Nilam Baswari, menjelaskan bahwa saat ini pembangunan Jembatan Kewek memasuki tahap pengujian struktur tanah. Pada fase ini, petugas memetakan titik tanah paling keras yang akan menjadi lokasi peletakan fondasi jembatan.
“Karena fondasi itu harus di atas tanah yang keras, jadi kita melakukan pengujian tanah dulu untuk tahu posisi tanah kerasnya ada di mana,” katanya, Senin (19/1/2026).
Dalam proses pengambilan data tersebut, tim teknis juga mengambil sampel pembanding di Jembatan Segoro Amarta. Di lokasi itu, lapisan tanah terkeras berada pada kedalaman sekitar 20 meter. Sampel tersebut akan dibandingkan dengan karakter tanah di lokasi Jembatan Kewek untuk menentukan rancangan fondasi yang paling aman.
Hasri menambahkan, dokumen kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan Jembatan Kewek juga tengah disusun. Sementara itu, Detail Engineering Design (DED) Jembatan Kewek telah rampung sekitar 80%.
“Untuk fasadnya, kami masih melakukan asistensi dengan Dewa Warisan Budaya, jadi nanti mungkin ada perubahan tapi tidak banyak,” katanya.
Berdasarkan perkembangan tersebut, Pemkot Jogja memperkirakan pekerjaan fisik Jembatan Kewek mulai dikerjakan pada triwulan kedua 2026.
“Kemungkinan nanti rencananya dari Pelaksana Jalan Nasional (PJN) sendiri, mungkin di Maret–April untuk pengadaan kemudian dilaksanakan pekerjaan fisik,” ujarnya.
Hasri menyebutkan, pekerjaan pembangunan Jembatan Kewek diperkirakan berlangsung selama sembilan bulan dengan alokasi anggaran sebesar Rp19 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Skema pendanaan dan pola pelaksanaan tersebut menempatkan proyek ini sebagai bagian dari penguatan jaringan jalan nasional di kawasan perkotaan Jogja, sekaligus membuka ruang penyesuaian desain agar tetap selaras dengan karakter kawasan cagar budaya di sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.