Rumah Kreatif BUMN Gunungkidul Baru Dua Tahun, 1.000 UMKM Sudah Terdaftar

Hardian Sakti Laksana mewakili Senior Manager General Affair PLN (UID) Jateng-DIY pada kegiatan HUT ke-2 Rumah Kreatif Gunungkidul - Harian Jogja/Ist
29 Januari 2019 08:17 WIB Bernadheta Dian Saraswati Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Sejak diresmikan pada Januari 2017 lalu Rumah Kreatif BUMN (RKB) Gunungkidul yang dikelola oleh PLN bersama Joedo Center sudah mengalami perkembangan cukup pesat. Sebanyak lebih dari 1000 UMKM sudah terdaftar dengan jenis usaha yang sudah melewati tahap Go Modern, Digital, dan Online.

PLN memperoleh amanah, untuk membangun Rumah Kreatif di Kabupaten Gunungkidul, dari sejumlah 15 Rumah Kreatif di seluruh Indonesia termasuk Gunungkidul dan Jepara di bawah PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jateng-DIY. 

"Keberadaan RKB Gunungkidul dimaksudkan untuk membantu para pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha," kata Hardian Sakti Laksana mewakili Senior Manager General Affair PLN (UID) Jateng-DIY pada kegiatan HUT ke-2 Rumah Kreatif Gunungkidul, dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Senin (28/1/2019).

Turut hadir Kaerudin Sekda Kab Gunungkidul mewakili Bupati Kabupaten Gunungkidul. Dan dalam sambutannya mengatakan bahwa UMKM mendapatkan porsi tersendiri karena sejalan dengan program andalan pemkab di Sektor Pariwisata, berbasis pembangunan, kesejahteraan dan daya saing antar daerah. "Sehingga pemerintah kabupaten mendukung segala program yang dapat bersama-sama mewujudkan program ini termasuk UMKM," katanya. 

Rumah kreatif Gunungkidul sendiri setiap bulannya mengadakan berbagai pelatihan mulai dari manajemen usaha, financial, branding, online marketing dan pelatihan lainnya. Dan juga membuka peluang usaha melalui berbagai platform. Tidak hanya pengusaha umum, tetapi juga ada pelatihan yang diadakan untuk meningkatkan daya rangsang para pelajar tingkat SMA / SMK.

Dalam perkembangan dunia UMKM khususnya di Jawa tengah-DIY, PLN siap mendukung ketersediaan pasokan listrik dalam proses usaha. Dengan jumlah pelanggan lebih dari 11 juta, dan daya tersambung mencapai 14,7 MVA dengan beban puncak 3,9 GW kapasitas terpasang