Pelintasan Sepur Tak Berpalang Kembali Makan Korban

Petugas saat mengevakuasi seorang pengendara motor yang tewas seusai tertabrak kereta pada Jumat (1/2/2019). - Istimewa/Polsek Godean
01 Februari 2019 15:20 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pelintasan kereta api tak berpalang kembali makan korban. Seorang pengendara sepeda motor bernama Sukirjo, 50, warga Dusun Beji, RT 05 RW 09, Desa Sidoarum, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman tewas tertabrak kereta api di pelintasan Dusun Gancahan VIII, Desa Sidomulyo, Kecamatan Godean, Jumat (1/2/2019) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Godean Kompol Herry Suryanto menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban sedang berboncengan dengan Pawiro Sukarto, 94, yang merupakan warga setempat, dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra berwarna merah hitam dengan nomor polisi AB 4716 MZ. Saat itu korban hendak ke pasar hewan Gamping untuk membeli sapi. "Namun, sesampainya di pelintasan kereta api Dusun Gancahan VIII, Desa Sidomulyo Godean, Sleman, yang merupakan pelintasan tanpa palang pintu, saksi Pawiro Sukarto turun dari motor," ucap Kapolsek pada Jumat (01/02).

Saat saksi turun dari sepeda motor, saksi sempat mengingatkan kepada korban bahwa ada kereta api Argo Lawu jurusan Solo-Jakarta yang hendak melintas dari arah timur. "Ternyata nasihat saksi tidak dihiraukan oleh korban, sehingga terjadilah kecelakaan kereta tersebut," kata Kapolsek.

Mengetahui hal tersebut, lanjut Kapolsek, saksi kemudian pergi ke rumah korban untuk memberitahukan kejadian naas kepada keluarga korban.

"Korban mengalami luka parah pada bagian kepala. Selanjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit Sardjito untuk dilaksanakan identifikasi menggunakan mobil PMI dari Kabupaten Sleman," kata Kapolsek.