Maret, Pasar Sementara untuk Bakul Pasar Prawirotaman Bisa Ditempati

Uli Febriarni
Uli Febriarni Sabtu, 02 Februari 2019 11:25 WIB
Maret, Pasar Sementara untuk Bakul Pasar Prawirotaman Bisa Ditempati

Pasar Prawirotaman akan direhab agar lebih nyaman./Harian Jogja-Rheisnayu Cyntara

Harianjogja,com, JOGJA—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU-PKP) Kota Jogja mengharapkan pasar sementara untuk pedagang Pasar Prawirotaman bisa ditempati pada Maret 2019. Pasar sementara sudah digarap mulai Senin (28/1/2019).

Kepala DPU PKP Kota Jogja Agus Tri Haryono menyebutkan pasar sementara dibangun di atas lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi selama 45 hari masa kerja. Di atasnya, akan dibangun kios-kios dengan luas 3 x 3 meter, los 1 x 1,2 meter dan lapak 1 x 1,25 meter. Pasar sementara ini dibangun untuk memberikan rasa nyaman kepada 619 pedagang, meskipun mereka beraktivitas di lokasi yang tidak sempurna.

“Selama menempati pasar sementara, pedagang dikenakan retribusi sebesar 50 persen,” ujarnya, Jumat (1/2/2019).

Agus mengatakan, pagu anggaran pembangunan pasar sementara sebesar Rp1,4 miliar. Anggaran yang dibutuhkan cukup besar, mengingat pasar itu dipasangi konblok agar tidak becek. Jaringan air, saluran listrik, musala, tempat sampah hingga tempat parkir juga disediakan. Proyek ini diharapkan bisa membantu pedagang dan tidak menimbulkan masalah baru selama proses revitalisasi berlangsung.

Pasar Prawirotaman di Kelurahan Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, akan direvitalisasi Pemkot Jogja pada 2019 dengan dana sekitar Rp75 miliar. Pasar ini akan dibangun empat lantai dengan satu parkir bawah tanah. Rencananya bangunan pasar akan dilengkapi dengan coworking space. Agus menyatakan pasar yang berada di tepi Jk. Prangtritis ini kelak menjadi bangunan green building milik pemerintah kali pertama di Jogja.

“Pencahayaan yang ramah, lampu, keran air dilengkapi sensor otomatis dan sirkulasi air yang membuat air bisa dimanfaatkan kembali [daur ulang air],” ucapnya.

Lurah Brontokusuman Komaru Ma\'arif mengharapkan Pasar Prawirotaman bukan hanya menjadi tempat bertemunya transaksi antara penjual dan pembeli, melainkan juga dapat menjadi ikon pariwisata di wilayah Brontokusuman sehingga bisa memberikan dampak positif bagi warga sekitar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online