Gantikan Alun-Alun Wates, Wana Winulang Diproyeksikan Ramah Anak

Anak-anak bermain di taman bermain anak Alun-Alun Wates, Kecamatan Wates, Minggu (17/2/2019).-Harian Jogja - Fahmi Ahmad Burhan
18 Februari 2019 11:00 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulonprogo memproyeksikan Taman Wana Winulang di Dusun Kemiri, Desa Margosari, Kecamatan Pengasih sebagai ruang bermain ramah anak (RBRA).

Hal ini dilakukan menyusul keberadaan Alun-Alun Wates yang tidak memenuhi standar RBRA, yang antara lain karena ada pedagang dan jaringan Wifi. Dalam konsep ruang bermain yang ramah anak, kedua alasan itu tak boleh ada di dalam RBRA.

Kepala Seksi Peningkatan Kualitas Hidup Anak Dinsos P3A Kulonprogo Listyani mengungkapkan untuk bisa dijadikan RBRA, tempat itu mesti berpagar dan ramah anak. Permainan yang tersedia juga mesti edukatif, bukan untuk orang dewasa serta jadi kawasan bebas rokok.

“Alun-Alun Wates sudah tidak memenuhi kriteria jadi RBRA. Pemilihan lokasi sekarang dialihkan ke Taman Wana Winulang,” ungkapnya kepada Harian Jogja, Minggu (17/2/2019). Adapun, taman di Pengasih itu masih perlu banyak perbaikan untuk menunjang standar RBRA.

Upaya itu akan dimasukan dalam evaluasi terkait dengan Kabupaten Layak Anak (KLA) pada Maret besok. Salah satu upaya dalam menjadikan Taman Wana Winulang menjadi RBRA yaitu dengan menambah jenis permainan untuk anak di taman tersebut.

Pengunjung yang membawa anaknya bermain di Alun-Alun Wates, Siti Solekhah, mengaku membutuhkan ruang bermain, khususnya bagi anak. “Seperti di Alun-Alun ini [Alun-Alun Wates], kadang kalau senggang bawa anak bermain di sini [Alun-Alun Wates]. Sangat dibutuhkan sekali fasilitas publik seperti ini,” ujarnya.

Namun, ia juga berharap fasilitas yang diberikan seperti RBRA harus juga memperhatikan standar. Ia mengharapkan agar untuk RBRA haruslah khusus diberikan untuk anak dan tidak dicampurkan dengan taman untuk semua umur.