Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Ilustrasi Pemilu. (JIBI)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Setidaknya lima personel polisi dari Polres Kulonprogo disiapkan untuk mengamankan logistik di gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo. Setelah dilakukan perakitan, distribusi logistik ke tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) masih menunggu logistik lainnya yang belum dikirim KPU Pusat, seperti surat suara.
Ketua KPU Kulonprogo Ibah Muthiah mengatakan setelah selesai perakitan kotak suara pada pertengahan bulan ini, KPU Kulonprogo meningkatkan pengamanan gudang yang menjadi lokasi penyimpanan logistik Pemilu.
“Selain lima polisi, ada tim dari KPU sejumlah dua orang serta tiga orang satpam,” ungkapnya kepada Harian Jogja, Kamis (28/2/2019). Setelah selesai proses perakitan, KPU belum mendistribusikan logistik ke tiap tempat pemungutan suara dan masih menunggu kelengkapan logistik lainnya.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kulonprogo Tri Mulatsih mengatakan selain menunggu penambahan kotak suara, KPU Kulonprogo masih menunggu kelengkapan logistik lainnya, yaitu surat suara. “Rencananya surat suara mulai dicetak pada Maret ini,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.