KPK Dalami Aliran Uang Kasus Pemerasan Bupati Tulungagung
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas dan lava pijar pada Senin (18/2/2019) pagi. Kondisi tersebut terpantau dari daerah Bimomartani, Ngemplak, Sleman./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, JOGJA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memantau aktivitas Gunung Merapi. Aktivitas vulkanis Gunung Merapi terpantau masih tinggi dengan berulangkali menyemburkan awan panas dan asap solfatara.
Awan panas terpantau meluncur hingga sejauh 2.000 meter sementara asap solfatara membumbung tinggi hingga 75 meter dari puncak.
BPPTKG melaporkan aktivitas vulkanis Gunung Merapi periode pengamatan 2 Maret 2019 pukul 00.00-24.00 WIB. Status Merapi masih pada level II atau Waspada sejak ditetapkan 21 Mei 2018.
"Asap solfatara warna putih, intensitas tipis, sedang hingga tebal dengan ketinggian 75 meter di atas puncak. Guguran lava termati sebanyak empat kali arah dominan ke tenggara atau Kali Gendol dengan jarak luncur 850 meter," tulis petugas BPPTKG, dilansir dari akun Twitter @BPPTKG, Minggu (3/3/2019).
"Awan panas guguran teramati 10 kali arah dominan tenggara atau Kali Gendol. Untuk jarak luncur maksimum 2.000 meter (2 kilometer)," katanya.
Sementara untuk aktivitas kegempaan yang teramati di antaranya 10 kali awan panas guguran, 103 guguran, dan 6 hybrid atau fase banyak. Selain itu, tercatat 2 kali gempa tektonik, 19 embusan, 60 low frequenty, serta 1 vulkanis dangkal.
"Masyarakat khususnya yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) III diimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa serta selalu mengikuti informasi aktivitas Merapi. Radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk," katanya.
"Pemerintah daerah dan masyarakat agar mengantisipasi bahaya abu vulkanik masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Kulonprogo siapkan program Kampung Redam untuk mencegah konflik horizontal. Lima kalurahan disiapkan menjadi proyek percontohan.
Kejagung menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi IUP PT QSS terkait dugaan ekspor bauksit ilegal di Kalimantan Barat.
Kemenkes mencatat 2,3 juta anak Indonesia belum pernah imunisasi dalam tiga tahun terakhir. RI kini masuk enam besar dunia kasus zero dose.
Harga emas Pegadaian hari ini 23 Mei 2026 turun. Cek daftar lengkap harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 terbaru di sini.