Bergerombol di Pinggir Jalan, 20 Pelajar Diamankan Polres Jogja

Ilustrasi tawuran pelajar. - JIBI
12 Maret 2019 03:57 WIB Uli Febriarni Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 20 orang pelajar berusia Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K) diamankan jajaran aparat Sat Binmas Polresta Jogja, Minggu pukul 03.30 WIB. Mereka diamankan saat sedang berkumpul dalam gerombol di Jln.Letjen S.Parman, Kampung Sindurejan, Kecamatan Wirobrajan.

Kasubag Humas Polresta Jogja, Iptu Sartono menjelaskan, pembinaan kepada 20 pelajar itu, bermula saat petugas kepolisian menerima informasi dari masyarakat, yang melihat segerombolan pelajar sedang berkumpul. Aparat selanjutnya mendatangi tempat kejadian perkara dan memeriksa gerombolan pelajar.

Di antara mereka, ada pula yang berstatus sebagai peserta Paket C, Paket B dan lainnya berstatus tidak sekolah.

"Diduga mereka akan tawuran, untuk [nama] geng mereka Koplak. Lawan belum terungkap," kata dia, Senin (11/3/2019).

Sartono menambahkan, dari hasil pemeriksaan, diketahui seorang pelajar SMP berinisial FS, warga Banyumeneng, Gamping, Sleman kedapatan membawa sebuah clurit. Sebanyak 19 orang lainnya tidak terbukti membawa senjata tajam. Pelaku FS tersebut masih berusia 16 tahun.

Mengetahui adanya temuan senjata tajam, petugas langsung membawa mereka ke Mapolresta Jogja. Pelajar pembawa sajam diperiksa lebih lanjut, sedangkan yang lainnya ditangani oleh unit pembinaan Sat Binmas Polresta Jogja. Saat ini sedang dititipkan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja Yogyakarta.

Pembinaan bukan hanya dilakukan kepada pelajar, melainkan juga orang tua.

Polresta Jogja mengimbau orangtua untuk selalu mengawasi putra-putrinya, bahkan jika perlu menerapkan jam malam. Hal itu bertujuan mencegah putra-putrinya tidak keluar rumah hingga dini hari.

"Supaya tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Seperti kekerasan jalanan, baik sebagai korban maupun pelaku," ungkapnya.