18 Kafilah Ramaikan JT Fest 2026 di Malioboro Malam Ini
JT Fest 2026 hadir di Malioboro dengan 18 kafilah dan tema lingkungan. Simak jadwal dan rangkaian acaranya di sini.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo meninjau pembuatan mural di SMPN 5 Kota Jogja pada Sabtu (4/10/2025). Stefani Yulindriani/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA–Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo meninjau kegiatan pembuatan mural pada tembok SMPN 5 Kota Jogja pada Sabtu (4/10/2025). Hasto berharap agar masyarakat turut menjaga keindahan Kota Jogja dengan tidak memenuhi tembok-tembok dengan sampah visual.
“Jangan banyak vandalisme, mural-mural yang tidak sehat dan mengotori Kota Jogja. Itu menjadi sampah visual. Lebih baik kita ciptakan karya indah yang penuh pesan moral dan keindahan, sesuai dengan citra Jogja sebagai kota budaya,” katanya. .
Hasto pun mengapresiasi upaya pelajar tingkat SMP/sederajat dan SMA/sederajat untuk menghias Kota Jogja dengan berbagai mural. Menurutnya, pembuatan mural yang mengandung pesan moral tersebut mampu menjadi wadah positif bagi pelajar untuk menyalurkan kreativitasnya.
Hasto juga mengapresiasi kreativitas para pelajar. Dia mengaku takjub melihat karya-karya tersebut, meski belum rampung digarap. “Ada yang menggambarkan Tugu Jogja dengan penari dan bendera yang berputar di sekitarnya. Ada juga mural Punokawan yang menggambarkan Bagong, Gareng, Petruk, dan Semar sedang membersihkan Kota Jogja. Imajinasi anak-anak ini luar biasa,” katanya.
Menurut Hasto, pelajar dapat meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar dengan pembuatan mural tersebut pula. “Kita ingin menumbuhkan rasa hamemayu hayuning bawono pada anak-anak, yaitu semangat untuk memperindah dan menjaga harmoni,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja, Budi Santosa Asrori mengapresiasi karya pelajar tersebut. Menurutnya, pelajar-pelajar tersebut memiliki bakat unggul dalam menciptakan mural.
“Ekspresi anak-anak ini luar biasa membanggakan. Mereka asyik melukis, bekerja sama, dan menghasilkan karya yang indah. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa dikembangkan di tempat-tempat lain,” katanya.
Sementara salah satu peserta, Aifarazka Arumi Hanika, siswa SMPN 7 Kota Jogja, menuturkan pihaknya membuat mural bergambar tokoh Punokawan yang sedang membersihkan Kota Jogja. Dalam karya tersebut, dia mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan Kota Jogja.
“Punokawan itu dikenal baik dan bijak. Dalam mural kami, mereka menggunakan kekuatan dari bumi, simbol warna kuning dari sinar matahari, untuk membersihkan Jogja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JT Fest 2026 hadir di Malioboro dengan 18 kafilah dan tema lingkungan. Simak jadwal dan rangkaian acaranya di sini.
Iran menegaskan gencatan senjata dengan AS mencakup Lebanon dan memperingatkan AS serta Israel atas setiap potensi pelanggaran.
Bantul peringati Hari Lahir Pancasila 2026, tekankan persatuan, toleransi, dan penguatan nilai kebangsaan di tengah tantangan global.
Arus kendaraan di Tol MBZ meningkat 45,6 persen saat libur Waisak 2026. Sebanyak 82.314 kendaraan melintas di kedua arah.
Polda Jateng membongkar sindikat penipuan daring berkedok investasi kripto di Sukoharjo. Sebanyak 39 tersangka diamankan, termasuk 11 WNA.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah menjaga Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia dalam perayaan Waisak 2026.