Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ilustrasi longsor di Imogiri, Bantul. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Hujan seharian yang mengguyur wilayah DIY pada Minggu (17/3/2019) mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah titik, termasuk Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul. Lokasinya berada di sebelah timur Makam Raja Imogiri.
Kepala Desa Wukirsari, Susilo Hapsoro mengatakan longsor yang terjadi di Dusun Kedungbuweng, Desa Wukirsari, Imogiri, Minggu (17/3/2019) malam menimpa tiga rumah. Sebanyak tiga orang tertimbun dalam peristiwa tersebut.
"Satu orang sudah ditemukan semalam dalam kondisi meninggal dunia atas nama Bu Sudiatmojo, " kata dia saat dihubungi Harian Jogja, Senin (18/3/2019).
Sementara dua orang yang ditemukan atas nama Eko, 45 dan Rutfi Aini, 8.
Susilo mengatakan, proses evakuasi semalam terkendala cuaca sehingga sempat dihentikan. Evakuasi dilanjutkan pagi ini dengan mendatangkan alat berat.
Susilo menambahkan selain di Kedungbuweng, longsor di Wukirsari juga terjadi di Pedukuhan Karangkulon, pedukuhan Karangasem, dan pedukuhan Jatirejo. Selain longsor, terjadi pula banjir di beberapa dusun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Banjir Nagoya sempat mengganggu latihan tim basket Indonesia. Taufik Hidayat memastikan NOC dan CdM mencari solusi.
Jelajah Edukasi Dasar ke-3 di Sleman membahas pendidikan yang memanusiakan, inovasi pembelajaran, perlindungan murid, dan masa depan pendidikan.
BMKG memprediksi kemarau di Jateng selatan, khususnya Cilacap, berpotensi berlangsung hingga Oktober 2026 akibat El Nino sangat kuat.
Jembo Cable Bimasakti Racing Team Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi di ajang internasionaL
Gunung Anak Krakatau masih erupsi pada 10 September 2026. Status Level III Siaga, simak data erupsi dan imbauan PVMBG.