Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi teater./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA – Sanggar Seni Saka Yogyakarta menggelar peristiwa budaya guna merayakan Hari Teater Sedunia (Hatedu) di Taman Budaya Yogyakarta pada Selasa (26/3/2019) hingga penutupan pada Rabu (27/3/2019).
Dalam acara tersebut tidak hanya menampilkan parade pertunjukan teater, namun juga ada workshop teater, pidato jebudayaan, sarasehan teater, serta penghargaan tokoh teater.
“Dalam acara ini kami selaku panitia membawa prinsip Kembali Hadir dan Mengalir seperti kata WS Rendra. Dengan prinsip tersebut diharapkan teater Yogyakarta akan terus hidup dan tidak pernah mati,” kata Ketua Panitia Hatedu, Dinar Setiyawan ketika ditemui Harian Jogja pada Selasa (26/3/2019).
Prinsip tersebut juga dipadukan dengan keinginan untuk mengembalikan Yogyakarta sebagai barometer Teater Indonesia. “Karena itulah, kami menciptakan ruang ekspresi bersama dan secara sengaja memang kami kaitkan dengan peringatan Hari Teater Sedunia menggunakan tema Teater Jogja Pada Suatu Hari,” kata Dinar.
Project Officer Workshop Hatedu, Rustamaji, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan empat workshop diantaranya adalah keaktoran, penyutradaraan, penulisan naskah dan manajemen produksi.
“Workshopnya sudah berlangsung, Pematerinya berasal dari seniman teater yang telah memiliki nama, kalau keaktoran akan diisi oleh Broto Wijayanto terus penyutradaraanya diisi Atma Jatmiko, Penulis naskah ada Wage Daksinaga, terakhir manajemen ada Hendi,” katanya.
Sedang aktor teater dan film Indonesia, Brisman, dalam pidato kebudayaannya menyampaikan bahwa teater Yogyakarta dapat berjaya lagi seperti dulu dan jangan sampai tidak ada teater lagi di Yogyakarta.
“Jadi Jogja jangan sampek kehilangan ruh teaternya, terus berjuang meskipun kita jarang dilirik oleh pemerintah. Saya yakin suatu ketika teater akan menjadi kebutuhan masyarakat dan suatu ketika kita akan bisa hidup dari teater dan menghidupi teater. Jadi kalian para generasi muda di bidang teater harus tetap berkarya serta memikirkan bagaimana nantinya teater bisa menjadi industri, karena dipundak kalian lah nasib teater Jogja menjadi tanggung jawab kalian,” kata Brisman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Thomas Tuchel mengungkap kondisi pemain Man City di Timnas Inggris setelah klub dinyatakan bersalah melanggar aturan finansial Premier League.
Hasil Kualifikasi MotoGP Jepang 2026, Jorge Martin merebut pole setelah mengalahkan Marc Marquez di Q2 MotoGP Motegi.
Ancaman seluler makin tertarget di Asia Pasifik. Kaspersky mencatat 15.163 deteksi di Indonesia pada Q1 2026.
Head to head Indonesia vs Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda terakhir menang pada 2016 dan tanpa kemenangan dalam 6 laga berikutnya.
Pemerintah membuka registrasi Perlinsos Digital untuk memutakhirkan data calon penerima bansos yang akan digunakan dalam penyaluran bantuan pada 2027. Masyaraka