Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ilustrasi Bunuh Diri
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang pria sepuh bernama Harjo Wartono, 78, warga Dusun Sumbertetes, Desa Patuk, Kecamatan Patuk, nekat gantung diri di sebuah pohon sawo yang berada di belakang rumahnya, Rabu (3/4/2019) pagi.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, aksi nekat Mbah Wartono diketahui oleh anaknya yang bernama Giyanto, 45. Rabu sekitar pukul 05.30 WIB saksi berniat membakar sampah dan mematikan lampu yang ada di belakang rumahnya. Saat ke belakang rumah, dia kaget mendapati ayahnya sudah menggantung dengan seutas tali plastik di pohon sawo.
Kapolsek Patuk, Kompol Sukamto, mengatakan selama ini korban tidak mengidap penyakit kronis. "Dugaan sementara, korban nekat gantung diri lantaran depresi karena selama ini hidup menduda," ucap Sukamto, Rabu.
Menurut Sukamto, setelah menerima laporan jajarannya bersama petugas medis langsung mendatangi lokasi kejadian. "Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban murni meninggal lantaran bunuh diri," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Volkswagen menunda peluncuran Golf EV hingga akhir dekade sambil fokus mengembangkan lini mobil listrik seri ID.
Maverick Viñales kembali tampil di MotoGP Catalunya 2026 setelah absen tiga seri akibat operasi bahu.
Tips traveling aman saat gelombang panas agar terhindar dari dehidrasi, heatstroke, dan kelelahan selama liburan.
Oscar Piastri diingatkan agar tidak terburu-buru meninggalkan McLaren meski masuk radar Red Bull Racing.
Konsumsi alkohol berlebihan dapat mengganggu performa seksual, mulai dari sulit ereksi hingga menurunnya sensitivitas tubuh.