Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Alat peraga kampanye banyak dipasang di beberapa lokasi, salah satunya terpasang di pohon di Jalan Kebon Agung, Desa Sinduadi, Mlati, Rabu (7/11/2018)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, JOGJA-Masa tenang kampanye pemilu akan dimulai pada Senin (14/4/2019) hingga hari pemungutan suara. Selama rentang waktu itu, semua peserta pemilu tidak diperkenankan berkampanye atau memasang Alat Peraga kampanye (APK).
Ketua bawaslu Kota Jogja, Agus Inharto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sekitar 1.500 personil untuk patrol keliling mengamankan masa tenang. Personil ini nantinya akan dibagi mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga TPS.
selain memastikan tidak ada aktivitas kampanye, patroli keliling juga bertugas mengantisipasi terjadinya politik uang atau hasutan berbau Suku, Ras, Agama, dan Antar golongan (SARA). “Sampai ke lapangan atau TPS, kami antisipasi agar tidak terjadi politik uang,” katanya kepada harian Jogja, Sabtu (13/4/2019).
Jika nantinya menemukan praktek politik uang atau hasutan berbau SARA, tim patrol akan mengupayakan pencegahan dulu, tapi jika sudah terlanjur terjadi, maka tidak ada pilihan selain menindak. Dalam hal ini Bawaslu telah menyiapkan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu), yang terdiri dari Bawaslu, Reskrim dan Kejaksaan.
Sementara itu, Bawaslu Kota Jogja bekerjasama dengan Satpol PP untuk mencopoti APK yang masih terpasang selama masa tenang. Agus mengatakan, pencopotan dari pihaknya akan dilakukan pada Senin (15/4/2019) dan Selasa (16/4/2019). “Tapi kalau dari Panwaslu Kecamatan sudah dicicil mulai tanggal 14,” kata Agus.
Subandono, Calon Legislatif DPRD Kota Jogja Dapil 3 dari PDIP, mengatakan ia beserta timnya mulai mencopoti APK sejak Sabtu (13/4/2019) pagi. Sebelumnya ia telah memasang sekitar 100 APK berupa banner, bendera dan stiker di beberapa titik, terutama yang menjadi dapilnya, yakni Tegalrejo, Jetis dan Gedongtengen. “Nanti malam dilanjut sama tim saya nyopoti APK,” katanya.
Ketua Umum DPD PKS Kota Jogja, Muhammad Syafi’i, menjelaskan ia telah menginstruksikan kepada seluruh kader untuk mencopot seluruh APK mulai Sabtu (13/4/2019) malam. Ia sendiri tidak memiliki data yang tepat terkait jumlah APK, namun diperkirakan sekitar 5.000, yang terdiri dari spanduk, rontek dan baliho.
“Tapi kemungkinan bisa sampai dua sampai tiga malam baru selesai semua,” kata Syafi’i melalui telfon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.