Aqua Dwipayana Beri Motivasi Ratusan Orang di KJRI Jeddah

Kegiatan sharing komunikasi dan motivasi di Jeddah. - Ist/Dok. Aqua.
15 April 2019 18:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Pakar Komunikasi Aqua Dwipayana berkesempatan silaturahmi dengan jajaran Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, Dalam rangkaian kegiatan umroh bersama Jamaah The Power of Silaturahim (POS) III, pada 4-12 April 2019. Aqua memberikan motivasi kepada ratusan orang di KJRI Jeddah.

Diplomat Karir KJRI Jeddah Hery menyampaikan rasa terima kasihnya karena sudah 2,5 tahun ini pakar komunikasi Aqua Dwipayana memberikan sharing komunikasi dan motivasi dengan jajarannya. Ia menilai Aqua sebagai pakar Komunikasi dan motivator handal yang sudah memberikan motivasi kepada ratusan ribu orang di seluruh Indonesia dan puluhan negara.

“Di saat KJRI Jeddah sedang giat-giatnya meningkatkan pelayanan baik kepada para warga negara Indonesia ) maupun warga negara asing maka ketrampilan berkomunikasi dengan semua pihak sangat diperlukan. Itu merupakan kunci sukses dalam memberikan layanan prima,” katanya dalam rilisnya, Senin (15/4/2019).

Dalam kesempatan itu Aqua memaparkan pesentasinya yang berjudul. Doktor dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung itu menekankan bahwa komunikasi adalah senjata yang paling ampuh untuk memberikan layanan prima.

"Setiap orang bisa mempelajari dan mendalami komunikasi secara otodidak. Tidak harus kuliah di jurusan dan fakultas Ilmu Komunikasi seperti saya hingga S3. Terpenting selalu menggunakan hati dan berhati-hati setiap berkomunikasi dengan siapapun juga," tegas Aqua.

Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut sejak awal hingga akhir. Dalam sesi tanya jawab, banyak peserta yang saling berlomba mengacungkan jari untuk bertanya atau menyampaikan pengalaman atau pandangannya. Namun, karena waktunya terbatas, hanya empat peserta yang berkesempatan mengajukan pertanyaan.

Selama di Jeddah, Aqua sempat memberikan sharing komunikasi dan motivasi dengan jajaran guru dan staf Sekolah Indonesia Jeddah. Sekolah yang dipimpin Sugiono itu memiliki 39 tenaga pengajar dengan total siswa 1.058 orang mulai dari Taman Kanak-Kanak sampai Sekolah Menengah Atas.

Di sekolah yang beroperasi sejak 1 Januari 1964 itu Aqua banyak memberikan tips mengajar yang efektif dan mengoptimalkan komunikasi dengan para siswa dan orangtuanya. Sehingga hasil pengajarannya bisa optimal dan bermanfaat secara maksimal ke semua anak didik.

"Untuk memudahkan berkomunikasi jadikanlah para siswa seperti anak sendiri. Dengan begitu mereka selalu merasa dekat dengan semua gurunya. Jangan ragu-ragu memberi apresiasi pada siswa yang berprestasi. Itu sekaligus untuk memotivasi siswa yang lain agar mengoptimalkan kemampuannya," pungkas Aqua.