Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Ilustrasi dana atau anggaran./JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO- Pemkab Kulonprogo memberikan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 209 unit rumah. Sebelumnya dilakukan verifikasi pada tiap rumah, melihat kondisi rumah agar bantuan yang disalurkan bisa tepat sasaran.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Gusdi Hartono menjelaskan, di tahun ini Pemkab Kulonprogo memberikan bantuan RTLH pada 350 unit rumah bersumber dari APBD. Namun, setelah diverifikasi, hanya 209 rumah saja yang layak mendapatkan bantuan perbaikan RTLH dari Pemkab Kulonprogo.
Tiap unit rumah akan mendapatkan bantuan perbaikan RTLH agar menjadi rumah layak huni sebesar Rp15 juta. Untuk tahap pertama, Pemkab Kulonprogo memberikan bantuan hanya 50% saja dengan nominal Rp7,5 juta.
Pemkab Kulonprogo menyerahkan bantuan untuk tahap pertama pada Senin (15/4/2019) di Aula Adikarta, Gedung Kaca, Kompleks Pemda Kulonprogo. "Total di Kulon Progo ini ada 350 rumah yang diajukan.
Tetapi setelah diverifikasi kelayakan untuk mendapat bantuan yang sesuai hanya 209 rumah. Sisanya ada 141, desa dapat segera mengusulkan pengganti 141 yang tidak dapat ini sesuai dengan kriteria RTLH itu, agar tepat sasaran guna perubahan APBD," jelas Gusdi pada Senin (15/4/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK catat lonjakan OTT Semester I 2026 dengan 7 kepala daerah terjaring. Asset recovery capai Rp 59,99 miliar. Simak data lengkap penindakan korupsi terbaru.
Timnas Indonesia siap hadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Jumat (31/7). Siaran langsung RCTI & iNews. Poin krusial demi tiket semifinal Piala AFF 2026.
Harga emas perhiasan hari ini Jumat 31 Juli 2026 naik tipis. Emas 24 karat di Lakuemas Rp2,227 juta dan Rajaemas Rp2,265 juta per gram.
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi harapan Indonesia di perempat final Taipei Open 2026.