Guru Agama Katolik se-DIY gelar Perayaan Paskah di Madu Chandya, Catat Tanggalnya

Ilustrasi Paskah. - Harian Jogja
19 April 2019 17:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Sekitar 500 guru Agama Katolik se-DIY merayakan Paskah bersama yang dipusatkan di Bantul. Perayaan Paskah guru aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN di bawah Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil) Kemenag DIY dan Kantor Kemenag kabupaten/kota ini rencananya diselenggarakan di Gedung Madu Candhya, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul, pada 30 April mendatang.

“Peringatan Paskah bersama Bimbingan Masyarakat Katolik Kanwil Kemenag DIY ini rutin kami gelar. Tahun lalu di Gunungkidul dan tahun ini giliran dipusatkan di Bantul,” kata Totok Dwi, penyelenggara Perayaan Paskah bersama Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kanwil Kemenag DIY, seusai beraudiensi dengan Buati Bantul Suharsono, di komplek Pemerintahan Kabupaten Bantul, Kamis (18/4).

Selain seremonial ibadah yang rencananya dipimpin langsung oleh Romo Mateus Mali dari Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan, acara perayaan Paskah juga akan diisi dengan pentas seni dari para siswa dan guru. “Selain itu kami juga mengajak para pensiunan guru agama Katolik untuk hadir,” ucap dia.

Dia berharap perayaan Paskah dengan tema Semakin Tergerak untuk Berbagi Berkat dapat terlaksana dengan lancar. Lebih lanjut Penyuluh Agama Katolik di bawah Kemenag Bantul ini menjelaskan tema Paskah kali ini sebagai ajakan kepada semua umat Katolik agar semakin berani melakukan aksi sosial dan menjalin solidaritas sesama manusia sebagai aplikasi dari iman dalam Perayaan Paskah. “Diharapkan ada pembaharuan cara pandang yang lama yang mungkin masih perhitungan dalam menolong sesama. Berani menolong sesama di mana pun tinggalnya, semakin peka terhadap warga sekitar terutama yang membutuhkan bantuan,” kata Totok.