Para Petahana yang Terdepak dari Kursi DPRD DIY

Ilustrasi DPRD
13 Mei 2019 19:37 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pada Pemilu 2019 ini, sejumlah caleg incumbent atau petahana harus menerima kenyataan pahit karena kalah perolehan suara. Selain kalah bersaing dengan caleg baru, mereka mengalami kekalahan suara dari koleganya dalam satu partai.

Salah satu Caleg yang diprediksi tidak lolos ke DPRD DIY adalah Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana. Yoeke yang bertarung di Dapil 2 (Bantul Timur) harus menerima kekalahan pahit karena perolehan suaranya kalah dibandingkan raihan suara koleganya di PDIP Ispriyatun Kathir Triatmojo. Kathir memperoleh suara 17.103 atau lebih banyak 16 suara dibandingkan Yoeke yang mendapatkan 17.087 suara.

Terkait potensi Yoeke tidak lolos, Ketua DPD PDI-P DIY Bambang Praswanto menyerahkan sepenuhnya kepada ketetapan KPU. Kecuali jika ada pengajuan sengketa yang dilakukan oleh Yoeke. "Iya, tapi ini prosesnya kan belum ditetapkan oleh KPU RI. Nunggu apakah ada sengketa atau tidak. Kalau pak Yoeke mau mengajukan sengketa itu hak beliau," kata Bambang, Senin (13/5/2019) di kantornya.

Di Dapil 4, suara Ahmad Baihaqy Rais (12.505), anak politikus senior Amien Rais mampu mengalahkan incumbent Hamam Muttaqim. Meskipun begitu, suara Baihaqy Rais masih kalah jauh dengan dua suara caleg PDIP Sudarto (17.476) dan Novida Kartika Hadhi (22.690). Di Dapil ini PDIP menambah satu kursi yang sebelumnya dimiliki Demokrat.

Adapun kader Golkar yang juga pendatang baru, Lilik Syaiful Ahmad (6.124) berhasil lolos ke DPRD DIY dan mengalahkan suara mantan Ketua DPD Golkar Kulonprogo Sukarman.

Di Dapil 5, kursi yang ditinggal politisi gaek PKB Sukamto ke DPR RI mampu dimanfaatkan kader PKB, Syukron Arif Muttaqin yang mampu meraih (13.420) suara maksimal. Di Dapil ini, suara petahana dari Partai Gerindra Darma Setiawan harus bertekuk lutut dengan serangan Anton Prabu Semendawai yang meraih (14.746).

Politisi gaek Janu Ismadi juga harus merelakan kursinya ke pendatang baru yang jumlah suaranya lebih tinggi, Nurcholis Suharman (8.006).

Di Dapil 6 Jogja, suara petahana PDIP Rendradi Suprihandoko (15.565) kalah jauh dengan perolehan dua koleganya yang baru, Rita Nur Mastuti (PDI-P) 21.921 dan Sutemas Waluyanto (PDIP) 16.295. Praktis, Rendradi diprediksi tidak lolos ke kursi legislatif.