Advertisement

Gempa Terasa di DIY, Warga Berhamburan

Bernadheta Dian Saraswati
Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:42 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Gempa Terasa di DIY, Warga Berhamburan Ilustrasi. - Antara Foto

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Gempa berkekuatan magnitudo 5,9 SR mengguncang tenggara Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (18/5/2019). Gempa terjadi sekitar pukul 08.51 WIB.

Gempa dirasakan di sejumlah daerah, salah satunya DIY.

Advertisement

Sunartono, misalnya. Warga Sorowajan Baru, Banguntapan, Bantul tersebut merasakan goncangan gempa saat ia sedang bersantai di rumahnya.

"Saya sedang nonton YouTube sambil sandaran tembok kerasa goyang-goyang. Saya kira hanya perasaan saya yang oleng, ternyata kok gempa," katanya, Sabtu.

Ujang Hasanudin yang tinggal di Bogoran, Trirenggo, Bantul juga merasakan goncangan gempa tersebut. "Warga Bogoran langsung pada berhamburan keluar rumah," katanya. 

Sementara, Kusnul Isti Qomah, warga Blora yang indekos di daerah Demangan, Depok, Sleman tidak merasakan guncangan gempa tersebut. Sama halnya dengan Nuryanto warga Bimomartani, Ngemplak, Sleman. 

"Dari jam 8.30 WIB tadi saya masih tiduran di kamar sambil main handphone. Juga enggak ngrasa apa-apa," tutur Nuryanto.

Berdasarkan informasi yang diunggah oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di akun Twitternya, gempa terjadi di 219 kilometer (km) tenggara Pangandaran, Jawa Barat. Gempa terjadi di kedalaman 32 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Iran Izinkan Kapal Pakistan Lintasi Selat Hormuz di Tengah Konflik

Iran Izinkan Kapal Pakistan Lintasi Selat Hormuz di Tengah Konflik

News
| Minggu, 29 Maret 2026, 04:37 WIB

Advertisement

Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing

Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing

Wisata
| Sabtu, 28 Maret 2026, 18:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement