Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ilustrasi Bunuh Diri
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang pria bernama Joko Sulistyo, 37, warga Dusun Pengkol, Desa Jatiayu, Kecamatan Karangmojo, ditemukan gantung diri di rumah mertuanya di Dusun Karangnongko, Desa Wiladeg, Kecamatan Karangmojo, Minggu (19/5/2019) sore.
Kanitreskrim Polsek Karangmojo, Iptu Pudjiono, menjelaskan korban ditemukan gantung diri oleh keluarganya sekitar pukul 17.45 WIB. Sebelumnya, ia hanya sendirian di rumah mertuanya lantaran pihak keluarga pergi berbelanja keperluan Lebaran di Kecamatan Wonosari. "Korban sempat diajak berbelanja tetapi tidak mau," kata Pudjiono, Senin (20/5/2019).
Saat pulang berbelanja, keluarga korban mendapati semua pintu rumah terkunci. "Adik ipar korban masuk ke dalam rumah lewat jendela dan langsung kaget saat mengetahui Joko gantung diri," katanya.
Sebelum gantung diri korban mengeluh sakit dan sudah tidak masuk kerja selama sepekan. Berdasarkan pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Joko dipastikan meninggal lantaran bunuh diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.
Disdukcapil Bantul mencatat 985.142 penduduk pada 2025. Banguntapan menjadi wilayah terpadat dengan 118.712 jiwa.