Asyik, UAD Buka Prodi S1 PVTO

Ilustrasi wisuda mahasiswa. (Reuters - Fabian Bimmer)
25 Mei 2019 00:07 WIB Uli Febriarni Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogja membuka Program Studi Sarjana Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif (S1-PVTO). Prodi ini mulai menerima mahasiswa baru tahun ajaran baru 2019/2020.

Rektor UAD Kasiyarno mengungkapkan dengan adanya prodi S1-PVTO, kini UAD memiliki 51 prodi. Dinilai sebagai penyegaran, dengan dibukanya prodi ini harapannya UAD tetap menjadi idola masyarakat. Pasalnya, beberapa prodi yang ada di UAD sudah mengalami kejenuhan.

“Kalau PTS tidak pandai membaca peluang, bisa tutup,” kata dia, Jumat (24/5/2019). Kasiyarno menambahkan pada awal dibuka pendaftaran, prodi ini menargetkan meraih 50 mahasiswa.

Wakil Rektor I UAD Muchlas menuturkan prodi S1-PVTO masuk ke dalam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD. Harapannya, muncul guru otomotif yang bersertifikat nasional dari prodi ini.

Menurut dia, pendirian prodi ini bertujuan menyiapkan tenaga kerja yang mumpuni pada 2045. "Pada tahun tersebut, Indonesia sedang mengalami bonus demografi. Artinya jumlah generasi yang produktif lebih besar dibanding warga yang tidak produktif," ujarnya.

Untuk itu, UAD merasa perlu mempersiapkan keterampilan yang memadai bagi generasi di era 2045. Kalau mereka tidak terampil, bonus demografi tidak akan dapat dinikmati atau diambil sisi positifnya.

Pendiri S1 PVTO, Budi Santosa mengatakan calon mahasiswa yang bisa masuk Prodi S1 PVTO berasal dari dua lulusan. Pertama, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliah Kejuruan (SMK/MAK) Program Keahlian. Kedua, lulusan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliah (SMA/MA) jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Selain itu, ada dua hal yang diselenggarakan Prodi S1-PVTO. Pertama, menyelenggarakan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang pendidikan otomotif. Kedua, menyelenggarakan dan mengelola pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia, memiliki karakter entrepreneurship, mandiri dan mampu berwirausaha di bidang otomotif, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Islam.

Menurut Budi, prospek kerja lulusan Prodi S1-PVTO, antara lain menjadi guru SMK Program Keahlian Otomotif, instruktur training center perusahaan kendaraan bermotor dan alat berat.

Selain itu, bisa menjadi service manager/service advisor bengkel kendaraan bermotor dan alat berat, wirausaha bidang otomotif. Lulusan bisa juga bekerja di perusahaan-perusahaan seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), swasta dan asing.