Ini Rute Terbaru Trans Jogja 2026, Bayar Bisa Pakai GoPay
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Universitas Gadjah Mada (UGM)/ugm.ac.id
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabag Humas dan Protokol Universitas Gadjah Mada (UGM) Iva Ariani memastikan biaya masuk ke kampus tersebut tanpa menggunakan uang gedung. Seluruh jalur menggunakan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT). Hal itu disampaikan Iva sebagai klarifikasi atas berita Harianjogja.com berjudul Ini Gambaran Biaya Kuliah di UGM: Sumbangan Jalur Mandiri hingga Rp150 Juta yang dimuat pada Kamis (20/6/2019) pukul 13.27 WIB.
“Sejak saya menjabat di Kabag Humas tahun 2015 setahu saya sudah tidak ada SPMA [sumbangan peningkatan mutu akademik] lagi, jadi semua sekarang termasuk 2019 ini pakai UKT yang sudah ditentukan dan itu tidak ada biaya lagi,” terang Iva, Kamis (20/6/2019) sore.
Ia mengatakan, seluruh jalur pendaftaran mulai dari SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Tulis (Utul) UGM menggunakan sistem pembayaran yang sama yaitu UKT. “Semua jalur itu membayarnya sama sesuai dengan UKT, tidak ada uang gedung atau sumbangan pendidikan. Semua jalur juga masuknya berdasarkan hasil tes atau kemampuan akademiknya,” ujar dia.
Hanya saja, lanjutnya, UKT setiap jurusan tentu berbeda nominal karena menyesuaikan dengan kebutuhan pendidikan. Ia mencontohkan, UKT golongan VIII untuk Prodi Kedokteran yang mencapai Rp26 juta berbeda dengan UKT golongan VIII Prodi Sastra Prancis yang hanya Rp8 juta.
“Karena kalau di kedokteran itu kebutuhan laboratoriumnya lebih banyak. Tetapi yang Rp26 juta itu belum tentu semua lho, kalau ternyata di semua jalur yang diterima di kedokteran itu memang dari kalangan menengah kan nanti UKT-nya menyesuaikan yang tengah-tengah jadi tidak sampai sekian itu [Rp26 juta].,” ucapnya.
Iva menambahkan seluruh pembayaran UKT baru bisa dilakukan setelah calon mahasiswa dinyatakan diterima di UGM. “Setelah diterima, calon mahasiswa baru mengisi formulir, salah satunya penghasilan orang tua, nah jumlah penghasilan orang tua itu nanti yang menentukan calon mahasiswa ini masuk di UKT golongan berapa,” ujarnya.
Oleh karena itu, Iva mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir mendaftar ke UGM terutama di jalur mandiri, karena biaya menggunakan sistem UKT. “Kami berharap masyarakat tidak perlu khawatir mendaftar di UGM,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Kulonprogo siapkan program Kampung Redam untuk mencegah konflik horizontal. Lima kalurahan disiapkan menjadi proyek percontohan.
Kejagung menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi IUP PT QSS terkait dugaan ekspor bauksit ilegal di Kalimantan Barat.
Kemenkes mencatat 2,3 juta anak Indonesia belum pernah imunisasi dalam tiga tahun terakhir. RI kini masuk enam besar dunia kasus zero dose.
Harga emas Pegadaian hari ini 23 Mei 2026 turun. Cek daftar lengkap harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 terbaru di sini.