Advertisement
Tanpa Uang Gedung, UGM Pastikan Semua Jalur Pakai UKT
Universitas Gadjah Mada (UGM) - ugm.ac.id
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabag Humas dan Protokol Universitas Gadjah Mada (UGM) Iva Ariani memastikan biaya masuk ke kampus tersebut tanpa menggunakan uang gedung. Seluruh jalur menggunakan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT). Hal itu disampaikan Iva sebagai klarifikasi atas berita Harianjogja.com berjudul Ini Gambaran Biaya Kuliah di UGM: Sumbangan Jalur Mandiri hingga Rp150 Juta yang dimuat pada Kamis (20/6/2019) pukul 13.27 WIB.
“Sejak saya menjabat di Kabag Humas tahun 2015 setahu saya sudah tidak ada SPMA [sumbangan peningkatan mutu akademik] lagi, jadi semua sekarang termasuk 2019 ini pakai UKT yang sudah ditentukan dan itu tidak ada biaya lagi,” terang Iva, Kamis (20/6/2019) sore.
Advertisement
Ia mengatakan, seluruh jalur pendaftaran mulai dari SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Tulis (Utul) UGM menggunakan sistem pembayaran yang sama yaitu UKT. “Semua jalur itu membayarnya sama sesuai dengan UKT, tidak ada uang gedung atau sumbangan pendidikan. Semua jalur juga masuknya berdasarkan hasil tes atau kemampuan akademiknya,” ujar dia.
Hanya saja, lanjutnya, UKT setiap jurusan tentu berbeda nominal karena menyesuaikan dengan kebutuhan pendidikan. Ia mencontohkan, UKT golongan VIII untuk Prodi Kedokteran yang mencapai Rp26 juta berbeda dengan UKT golongan VIII Prodi Sastra Prancis yang hanya Rp8 juta.
“Karena kalau di kedokteran itu kebutuhan laboratoriumnya lebih banyak. Tetapi yang Rp26 juta itu belum tentu semua lho, kalau ternyata di semua jalur yang diterima di kedokteran itu memang dari kalangan menengah kan nanti UKT-nya menyesuaikan yang tengah-tengah jadi tidak sampai sekian itu [Rp26 juta].,” ucapnya.
Iva menambahkan seluruh pembayaran UKT baru bisa dilakukan setelah calon mahasiswa dinyatakan diterima di UGM. “Setelah diterima, calon mahasiswa baru mengisi formulir, salah satunya penghasilan orang tua, nah jumlah penghasilan orang tua itu nanti yang menentukan calon mahasiswa ini masuk di UKT golongan berapa,” ujarnya.
Oleh karena itu, Iva mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir mendaftar ke UGM terutama di jalur mandiri, karena biaya menggunakan sistem UKT. “Kami berharap masyarakat tidak perlu khawatir mendaftar di UGM,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement









