Kekeringan: Distribusi Air Bersih Pemkab Sleman Belum Maksimal
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Seorang petani tembakau di Dusun Bulungasem, Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, Suparjo, merawat tanaman tembakau miliknya, Minggu (12/8/2018).Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN—Memasuki musim kemarau, sejumlah petani di Sleman mulai menanam tembakau yang tidak terlalu banyak membutuhkan air.
Salah satu petani tembakau di Dusun Plataran, Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, Wawan, mengaku biasanya ia sudah mulai menanam tembakau pada akhir Mei atau awal Juni. Namun, pada tahun ini, ia mulai menanam tembakau di akhir Juni.
“Bulan ini [Juni] sibuk berpuasa dan juga Lebaran, jadi baru mulai menanam beberapa hari lalu,” ungkapnya, Minggu (23/6/2019). Wawan menanam tembakau di lahan seluas empat hektare. Untuk satu hektare biasanya bisa menghasilkan enam sampai sembilan kuintal tembakau kering.
Menurut dia, gangguan cuaca merupakan salah satu kendala yang dihadapi para petani tembakau. Apalagi saat pengeringan hari pertama, mendung bisa sangat berpengaruh pada kualitas tembakau. Hama tidak terlalu menjadi kendala karena bisa dikendalikan.
Di Kalasan, kata dia, petani yang menanam tembakau mengalami penurunan jumlah dari tahun ke tahun karena jeleknya hasil panen sehingga banyak petani yang memilih menanam jenis tanaman lain. Selain hasil panen jelek, harga tembakau kurang menggembirakan. Untuk tembakau kualitas A, harga jualnya Rp15.000 sampai Rp20.000 per kilogram.
Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman Edi Sri Harmanto mengatakan tahun ini luasan lahan tembakau di Sleman berkisar 477 hektare yang tersebar di Kecamatan Tempel, Seyegan, Ngaglik, Ngemplak dan Kalasan.
“Petani tembakau itu spesifik, jadi kalau tidak berpengalaman, mereka tidak berani. Untuk mengembangkan ke petani yang lain itu tidak mudah kalau untuk tembakau,” ucapnya. Biasanya, petani mulai menanam tembakau pada Mei hingga akhir Juni.
Edi menuturkan hasil panen tembakau sangat dipengaruhi oleh musim. “Sleman kualitas tembakaunya itu cukup bagus karena biasanya dipasok ke perusahaan-perusaahan rokok,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Dua wartawan Indonesia dilaporkan ditahan Israel saat mengikuti misi bantuan kemanusiaan menuju Gaza bersama relawan Global Sumud Flotilla.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Kantor PJR Prambanan mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.
Ruang digital DIY dinilai rentan hoaks, radikalisme, dan penipuan online. Literasi digital masyarakat masih tertinggal dari akses teknologi.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.