Ribuan Orang Jadi Peserta, Begini Kemeriahan BOB Jogja Sunset Run

Ribuan orang mengikuti Jogja Sunset Run di Laguna Depok, Parangtritis, Kretek, Bantul, Sabtu (29/6/2019). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
29 Juni 2019 21:37 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Jogja Sunset Run kembali digelar di Laguna Depok, Parangtritis, Kretek, Bantul, Sabtu (29/6/2019) dengan tagline BOB Jogja Sunset Run. Rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) Harian Jogja ke-11 ini lebih meriah dari tahun lalu. Pesertanya lebih banyak mencapai 1.520 orang, bahkan beberapa peserta dari luar negeri, diantaranya Kenya, Malaysia dan Singapura.

Peserta tidak hanya atlet lari, namun anak-anak juga banyak karena memang Jogja Sunset Run tidak hanya sekedar lomba melainkan ajang olahraga dan liburan keluarga. Sehingga tidak sedikit peserta mengajak anak-anaknya. Lomba lari kategori lima kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K) ini dilepas langsung oleh Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB) Indah Juanita, sekitar pukul 15.30 WIB.

Tidak hanya melepas, Indah Juanita juga ikut berlari bersama para peserta sejauh lima kilometer (5K) dari Laguna Depok menyusuri aspal sampai Pantai Cemoro Sewu. Dari Comoro Sewu masuk ke pantai kemudian menyusuri sepanjang pantai dengan jalan berpair kemudian kembali lagi ke Laguna Depok.

Sementara untuk kategori 10 kilometer (10K) dari Cemoro Sewu lanjut sampai Parangkusumo kemudian kembali ke Cemoro Sewu menyusuri jalur pasir sampai ke Laguna Depok, “Alhamdulillah sampai finish juga,” kata Juanita, setelah sampai garis finish. Ia pun langsung dikalungi medali.

Meski ditempuh dalam waktu lebih dari satu jam namun bagi perempuan berusia 57 tahun ini tetap bangga bisa berlari sejauh lima kilometer bersama masyarakat atau peserta dari berbagai daerah bahkan dari luar negeri. Juanita mengaku cukup terkesan dengan kegiatan BOB Jogja Sunset Run. Banyak peserta yang dia temui mengikuti lomba tersebut tidak hanya semata mengejar hadiah, namun karena ingin berolahraga. Namun demikian hadiah juga tetap harus disediakan dan harus lebih besar dari tahun sebelumnya sebagai motivasi.

Selain itu kesan yang ia dapatkan karena selama ini lari lebih sering di jalan aspal. Dalam BOB Jogja Sunset Run terdapat jalur pasir yang menjadi tantangan tersendiri bagi pelari karena lebih berat. “Saya kira ini bagus buat even tahunan di satu titik karena dapat mendatangkan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara,” kata Juanita.

Juanita menambahkan BOB sengaja ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut untuk mengenalkan BOB kepada masyarakat. BOB merupakan lembaga baru dibawah Kementerian Pariwisata. BOB memiliki wilayah otoritatif di Purworejo seluas 300 hektare dan wilayah koordinatif di DIY dan Jawa Tengah. Lembaga tersebut ingin mengkoordinasikan semua destinasi wisata di wilayah DIY dan jawa Tengah dengan memanfaatkan Borobudur sebagai ikonnya, karena Borobudur merupakan 10 Bali Baru.

Targetnya tahun ini wisatawan mancanegara yang berkunjung ke DIY dan jawa Tengah sebanyak dua juta dan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dalam kesempatan tersebut juga berujar acara BOB Jogja Sunset Run diharapkan digelar kembali di tahun depan. Menurut dia, kegiatan tersebut semakin menambah semarak Laguna Depok. Terlebih saat ini Dinas pariwisata juga tengah mengembangkan Laguna Depok menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Bantul.

Tidak hanya di Laguna Depoknya, namun juga kawasan Pantai Depo-Parangtritis sudah disiapkan berbagai kegiatan sekala nasional dan internasional untuk mengundang wisatawan. Mulai orkestra di Gumuk Pasir, festival layang-layang yang diikuti dari berbagai negara, Jogja International Air Show, lomba dayung, dan berbagai kegiatan lainnya. “Kawasan pantai selatan akan menyuguhkan berbagai atraksi untuk menghibur wisatawan. Supaya wisatawan yang berkunjung tidak mengecewakan,” ujar Kwintarto.

Sementara itu Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono mengatakan Jogja Sunset Run sudah dua kali digelar. Tahun ini mendapat dukungan penuh dari BOB sehingga taglinennya menjadi BOB Sunset Run. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Bantul dan sejumlah pihak yang telah membantu terselenggaranya acara tersebut.

Ia mengatakan BOB Jogja Sunset Run memang memang bukan hanya sekedar ajang loma lari, namun juga menjadi ajang hiburan sehingga peserta selain berolahraga dapat menikmati keindahan pantai Depok dan sekitarnya, “Selamat berlomba dan menikmati destinasi wisata yang ada di sekitar,” ujar Anton.

Dalam BOB Jogja Sunset Run dimeriahkan dengan berbagai hiburan di antaranya Flashmob Tarian Tradisional BOB dan Harian Jogja Talent Performance, DJ Performenace dan DJ Karaoke Performance. Panitia juga menyediakan banyak hadiah untuk para peserta.

Juara

Sementara itu dalam lomba lari BOB Jogja Sunset Run yang meraih jurara untuk kategori 10K putra adalah Nugroho dari Magelang, Jawa Tengah; Amri Wahyudin dari Gunungkidul, dan Tribius dari Salatiga Jawa Tengah. Ketiganya sebagai tercepat 1,2, dan 3. Sementara 10K putri adalah Siti Munawaroh dari Magelang dan Helena dari Gunungkidul.

Kategori 5K putra sebagai juara adalah Konradus Taek dari Salatiga, Anhar dari Bima, dan Romario dari Magelang. Adapun 5K putri adalah Tria Suryaningsih dari Jogja dan Zahra Amalia dari Gunungkidul.