Ini Perkembangan Terbaru Penentuan Trase Tol di DIY

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Solopos.com/Nicolous Irawan
18 Juli 2019 18:52 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Penentuan trase atau sumbu yang menjadi jalur jalan tol di DIY sudah mencapai 80% dan hampir selesai.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sugiyartanto mengatakan tidak lama lagi penentuan trase akan rampung.

“Ada yang masih digeser sedikit, kurang panjang dan lainnya.  Kami tidak ingin buru-buru [membangun] untuk mendapatkan hasil yang optimal. Jadi semuanya dibicarakan lebih detail. Mundur satu dua hari tetapi hasilnya optimal lebih baik daripada dipercepat tapi tidak maksimal,” katanya seusai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Kamis (18/7/2019).

Dia mengatakan, pembangunan jalan tol baik Jogja-Bawen maupun Jogja-Solo bisa dilaksanakan secara bersamaan, tergantung dari segmen-segmen yang dikerjakan. Bisa saja, segmen yang dikerjakan dari wilayah Jawa Tengah terlebih dahulu.

Tol Trans Jawa, katanya, dibangun berdasarkan segmen-segmen. Setelah tol Jakarta-Cikampek dibangun, dilanjutkan ke tol Cipali, kemudian ke Jawa Timur, baru Semarang. “Sumatera juga demikian, Lampung-Palembang, Aceh kemudian Medan, Pekanbaru dan seterusnya. Karena prinsipnya jalan tol tidak boleh terputus," katanya.

Jika penentuan trase hingga penetapan lokasi (penlok) jalur tol di DIY selesai, pelaksanaan konstruksi bisa dilakukan pada awal tahun depan. “Kalau memang lancar, trase dan kemudian proses lelang, maka pekerjaan konstruksi bisa dilaksanakan pada awal tahun depan,” katanya.