Data 5,7 Juta Pelanggan Fore Diakses Tanpa Izin, Ini Imbauannya
Fore Kopi mengungkap akses tanpa izin terhadap data hingga 5,7 juta akun pelanggan. Simak jenis data terdampak dan imbauan perusahaan.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kiri) di kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019)./Antara-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA- Partai Gerindra bisa bergabung ke koalisi pemerintah asalkan disetujui oleh partai koalisi.
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan rencana bergabungnya Partai Gerindra ke kubu Jokowi-Ma\'ruf harus mendapat persetujuan partai koalisi yang mengusung pasangan tersebut memenangkan Pilpres 2019.
"Karena misalnya kalau mau kawin kan harus ada persetujuan yang mau kawin dan juga keluarga dekat, nah anggaplah partai (koalisi) itu keluarga dekat. Kalau keluarga tak setuju, ya susah juga anda kawin," kata JK di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (30/7/2019).
Terkait apakah Partai Gerindra diterima bergabung dengan koalisi pemenang Pemilu 2019, JK menilai keputusan itu menjadi hak pasangan Jokowi-Ma\'ruf serta koalisi partai pendukungnya.
"Tentang Gerindra masuk koalisi, itu nanti terserah Pak Jokowi dan juga koalisi pemerintah yang ada," tambahnya.
Menanggapi pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto beberapa waktu lalu, JK menilai keduanya merupakan sahabat lama yang pernah berkoalisi pada Pilpres 2009.
"Gerindra dan PDIP kan sudah pernah berkoalisi, malah tahun 2009 berpasangan, Ibu Mega calon presiden dan Prabowo wakilnya. Jadi bahwa itu berkoalisi, bukannya tak mungkin; tapi sudah pernah," tambahnya.
Prediksi bertambahnya partai politik ke dalam koalisi Jokowi-Ma\'ruf semakin diperkuat setelah pertemuan antara Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Prabowo dan Joko Widodo juga melakukan pertemuan di Stasiun MRT Lebak Bulus dan berakhir pada makan siang bersama di kawasan Senayan, Jakarta Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Fore Kopi mengungkap akses tanpa izin terhadap data hingga 5,7 juta akun pelanggan. Simak jenis data terdampak dan imbauan perusahaan.
Polda Metro Jaya menangkap 27 orang dalam penggerebekan Kampung Bahari. Polisi menyita sabu, ganja, ekstasi, mesin cetak pil, dan senjata api.
Veda Ega Pratama finis kedua Moto3 Malaysia 2026 di Sepang. Pembalap asal Gunungkidul itu kini naik ke posisi tujuh klasemen.
Polresta Sleman menyita 833 botol miras ilegal selama Oktober 2026. Razia menyasar warung, tempat usaha hingga gudang penyimpanan.
Oase Malioboro hadir sebagai destinasi wisata baru di Jogja dengan pertunjukan seni, budaya Jawa, teknologi imersif, dan ruang hijau.
Simulasi UMP 2027 jika naik 9,5% menempatkan upah minimum Jogja sebesar Rp2,64 juta. Cek proyeksi 38 provinsi lainnya.