Konsumsi Ikan Gunungkidul Tertinggal dari DIY dan Nasional
Angka konsumsi ikan masyarakat Gunungkidul naik menjadi 32,89 kilogram per kapita per tahun pada 2026. Namun capaian tersebut masih di bawah rata-rata DIY dan n
Foto ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang ibu di Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, berinisial Ngt, 35, tega melemparkan anaknya yang masih berusia tujuh bulan ke dalam sumur, Jumat (2/8/2019). Beruntung, bayi malang itu selamat dan hanya mengalami luka. Dari pemeriksaan awal, diduga pelaku mengalami gangguan jiwa sehingga berbuat nekat.
Kapolsek Nglipar, Ajun Komisaris Polisi Sumarya, mengatakan jajarannya masih menyelidiki kasus anak balita yang dilempar oleh ibunya ke dalam sumur. Dari keterangan sejumlah saksi yang berhasil dikumpulkan, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa sehingga saat kambuh sering berbuat nekat. “Keluarganya sering jadi korban dan salah satunya anaknya yang berusia tujuh bulan dilempar ke dalam sumur,” kata Sumarya kepada wartawan, Jumat.
Sumarya menjelaskan gangguan jiwa yang diderita pelaku sudah dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari dokter. Hasil keterangan dari saksi, kejadian nahas ini bermula saat ayah korban mencuci di sumur yang berada di belakang rumah. Tiba-tiba datang NGT bersama korban ke lokasi dan langsung menceburkan anaknya ke dalam sumur sedalam delapan meter. Melihat kejadian itu, suami Ngt secara spontan langsung masuk ke dalam sumur untuk menolong anaknya.
“Untuk proses evakuasi warga sekitar ikut membantu sehingga korban dapat segera diselamatkan,” katanya.
Kapolsek menambahkan, setelah berhasil dikeluarkan dari sumur korban dibawa ke Puskesmas Nglipar I untuk menjalani pemeriksaan. Meski mengalami luka lecet, secara umum bayi yang menjadi korban selamat.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan dan atas persetujuan pihak keluarga, untuk sementara Ngt dibawa ke rumah sakit jiwa guna mendapatkan perawatan. “Mudah-mudahan segera sembuh,” katanya.
Salah seorang warga Nglipar, Andri, mengatakan peristiwa ibu membuang bayi ke sumur sempat membuat heboh warga sekitar. Warga yang penasaran berdatangan ke lokasi. “Kami kaget dengan kejadian ini. Namun dari hasil keterangan keluarga, pelaku nekat membuang karena gangguan jiwa yang dialami kambuh,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Angka konsumsi ikan masyarakat Gunungkidul naik menjadi 32,89 kilogram per kapita per tahun pada 2026. Namun capaian tersebut masih di bawah rata-rata DIY dan n
Sutradara Louis Leterrier pastikan Fast & Furious 11 tetap jalan. Penundaan syuting bukan masalah kreatif, tapi penyesuaian anggaran. Film penutup saga utama ma
DPRD DIY menindaklanjuti kerusakan talud Sungai Opak di Pagergunung, Piyungan, Bantul. BBWSSO siap membantu bronjong dan alat berat untuk mencegah abrasi meluas
Sophia Laforteza mengumumkan hiatus sementara dari KATSEYE demi fokus pada kesehatan mental. HYBE menyebut kondisi sang idol akan dievaluasi kembali.
Sharp Aquos Wish6 resmi diperkenalkan, HP entry-level dengan AI pendeteksi panggilan penipuan, layar 120 Hz, baterai 5.000 mAh, kamera 50 MP. Rilis September 20
Media Vietnam Soha menyebut Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026 dengan cara mengecewakan setelah gagal mengalahkan Singapura dan finis di posisi ket