Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X (tengah) bersama Bupati Bantul Suharsono (kiri) dan Wakil Bupati Abdul Halim Muslih (kanan) saat membuka Bantul Ekspo 2019 di Pasar Seni Gabusan, Jumat (26/7/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Perdagangan Bantul merencanakan penyelenggaraan Bantul Ekspo tahun depan di Stadion Sultan Agung (SSA) karena dinilai lebih luas dan masih di area yang mudah di jangkau oleh masyarakat. Wacana tersebut muncul karena Pasar Seni Gabusan terlalu sempit sehingga tidak semua instansi di Bantul terakomodir untuk memamerkan produk dan inovasi pembangunannya.
“Ke depan kami ingin tempat lebih luas lagi, dan lebih banyak stan, tidak hanya organisasi perangkat daerah tapi juga kecamatan dan desa bagaimana bisa banyak terlibat,” kata Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, Dinas Perdagangan Bantul, Agus Ryadmadi, saat dihubungi Senin (5/8/2019).
Agus mengatakan Bantul Ekspo yang sudah tahun ketiga digelar semakin meningkat dari sisi pengunjung maupun keikutsertaan para pelaku usaha dan instansi terkait. Bantul Ekspo tahun ini diklaimnya dapat memenuhi target transaksi. Sampai sehari sebelum penutupan, total transaksi di stand Bantul Ekspo 2019 sebesar Rp3,15 miliar. Capaian itu melebihi target sebesar Rp3 miliar transaksi langsung.
Selain transaksi langsung, total orderan yang masuk tercatat sekitar Rp6 miliar, “Ini orderan di luar transaksi langsung seperti pemesanan kuliner, kerajinan, sampai otomotif. Jadi pengunjung memesan langsung lewat stan sementara barang pesanan diantar langsung atau diambil di rumah produksi masing-masing,” ujar Agus.
Unjuk jumlah pengunjung yang ditarget 200.000 pengunjung, kata Agus, juga diperkirakan meningkat, karena sampai sehari sebelum penutupan angka pengunjung sudah mencapai lebih dari 190 ribuan. Dari semua stan yang paling ramai dikunjung adalah stan kuliner dan wahana permainan anak.
Lebih lanjut Agus mengatakan dari hasil evaluasi sementara lokasi Bantul Ekspo terlalu sempit. Sebanyak 279 stan terlalu mepet sampai belakang Pasar Seni Gabusan. Jumlah tersebut tidak semua kecamatan masuk, bahkan desa juga tidak masuk. Ia berharap ke depan stannya lebih banyak lagi.
Bantul Ekspo 2019 berakhir pada Senin (5/8/2019) malam. Agenda tahunan tersebut diselenggarakan selama 11 hari sejak 26 Juli lalu di Pasar Seni Gabusan. Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dan ditutup oleh Bupati Bantul Suharsono. Pasar Seni gabusan berada di Pedukuhan gabusan, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Bantul
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Cristiano Ronaldo meminta suporter yang mengejek mendiang Diogo Jota kepada Ruben Neves dilarang masuk stadion seumur hidup.
Riset 2026 menemukan generasi muda mengalami penuaan biologis lebih cepat. Kenali faktor gaya hidup dan lingkungan yang sedang diteliti.
MU kalah 0-1 dari Man City dan baru mengoleksi 4 poin. Brighton serta Fulham menanti saat Setan Merah berusaha bangkit.
Hyundai menunda ADAS mandiri hingga 2029 dan menggandeng Nvidia untuk menghadirkan teknologi Level 2+ dan 2++ mulai 2028.
Email hilang di laptop? Coba 6 cara ini, mulai dari mengecek Sampah, Arsip, pencarian, sinkronisasi, hingga cadangan data.