Forum Pemberantas Maksiat DIY Menduga Ada Tempat Prostitusi Berkedok SPA di Sleman

Ilustrasi. - Okezone
08 Agustus 2019 00:17 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :


Harianjogja.com, SLEMAN- Forum Pemberantas Maksiat DIY meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman untuk menertibkan tempat-tempat yang diduga dijadikan praktek prostitusi berkedok spa maupun salon di wilayah Sleman.

Sekretaris Forum Pemberantas Maksiat DIY Iqbal Alhusain mengatakan berdasarkan laporan dari masyarakat dan penelusuran yang dilakukan pihaknya, masih ada praktek prostitusi dengan kedok salon maupun spa.

“Kami datang kesini [Kantor Satpol PP] untuk bersilaturahmi sekaligus meminta Satpol PP menertibkan praktik prostitusi, karena mencoreng citra DIY sebagai kota pelajar,” kata Iqbal usai silaturahmi di Kantor Satpol PP Kabupaten Sleman, Rabu (7/8/2019).

Ia mengatakan, pihaknya mempunyai data-data tempat prostitusi baik berkedok salon maupun tempat hiburan di wilayah Sleman. Tempat-tempat tersebut, menurut dia, menyalahi aturan perizinan yang ada.

“Kalau Satpol PP kurang personel, kami siap membantu untuk menertibkan. Tempat-tempat prostitusi banyak kami temukan disekitar wilayah Ringroad,” ucap dia.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sleman Ardani yang menerima laporan tersebut mengatakan akan akan segera berkoordinasi dan menindaklanjutinya.

"Nanti kami akan cek lapangan untuk menindaklanjuti laporan ini. Kalau memang benar ada praktek prostitusi, akan kami tertibkan," kata Ardani.

Selama ini, kata dia, Satpol PP Sleman juga telah beberapa kali melakukan penertiban terhadap salon dan spa yang dijadikan tempat praktek prostitusi.

“Kami panggil pemiliknya, kemudian dilakukan pembinaan, penyidikan dan sidang di pengadilan,” ucap dia.