Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Penyembelihan hewan kurban. /Solopos-Ivanovich Aldino
Harianjogja.com, KULONPROGO--Berdasarkan pantauan Pemkab Kulonprogo pada saat penyembelihan hewan kurban di Kulonprogo, terdapat 86 ekor hewan kurban yang terkena cacing hati. Tidak ditemukan sama sekali penyakit zoonosis seperti antraks di Iduladha tahun ini.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Aris Nugraha mengatakan dari pemantauan yang dilakukan pada total 980 hewan kurban, temuan sementara pihaknya mendapati 86 hewan kurban terkena cacing hati. Semuanya terjadi pada sapi.
"Ada cacing hati. Tapi sebenarnya tidak masalah. Tiap tahun seperti itu. Tinggal sapi yang terkena cacing hati tidak dikonsumsi dan dimusnahkan saja," ujarnya pada Senin (12/8/2019).
Pihaknya melakukan pemantauan pada pelaksanaan penyembelihan hewan kurban Minggu (11/8/2019) kemarin dengan menerjunkan petugas pemantau baik dari dinas terkait dibantu mahasiswa. "Selama pemantauan tidak ditemukan kasus penyakit zoonosis seperti antraks," ungkap Aris.
Total lokasi yang dipantau oleh Pemkab Kulonprogo sebanyak 1.100 lokasi merata di 12 kecamatan. Petugas yang diterjunkan sebanyak 190 orang. Sementara, hewan kurban yang disembelih di Kulonprogo ada lebih dari 5.000 ekor.
Aris mengatakan, pada Iduladha tahun ini, masyarakat Kulonprogo banyak mendatangkan hewan kurban berasal dari Madura. "Pertimbangannya dari masyarakat, kalau dari Madura, dagingnya itu lebih banyak daripada yang lokal," jelasnya.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kulonpogo, Drajat Purbadi mengatakan, sebelum pemantauan pada titik-titik penyembelihan, pihaknya sudah terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di tiap titik penjualan. Menurutnya, hasil dari temuan dalam pemeriksaan, masih ada hewan yang terkena diare karena peralihan pakan.
"Diare biasanya karena adaptasi dengan pola pakan baru. Tapi 3 sampai 7 hari setelahnya juga bisa sembuh," tutur Drajat.
Selain itu, masih banyak juga ditemukan penjual hewan kurban di Kulonprogo yang belum mempunyai Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
Pada penjual yang belum mempunyai SKKH pihaknya memberikan peringatan agar di kemudian hari meminta pengurusan SKKH dari penjual hewan kurban asal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 11 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Cara download video Facebook tanpa aplikasi lewat HP atau laptop. Simak langkah menyalin tautan hingga menyimpan video dengan aman.