Warga Keturunan Tionghoa Pilih Lestarikan Budaya

Tokoh Jogja Chinees Arts & Culture Centre (JCACC) memperingati HUT ke-4 Kemerdekaan RI dengan ziarah di Taman Makam Pahlawan, Jogja, Jumat (16/8)./ Ist. - JCACC
23 Agustus 2019 04:22 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Warga Indonesia keturunan Tionghoa di DIY turut merayakan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai wujud cinta Tanah Air.  

Ketua 1 Jogja Chinees Arts & Culture Centre (JCACC), Jimmy Sutanto mengungkapkan JCACC mengajak warga keturunan Tionghoa melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan, Jumat (16/8). "Kami akan konsisten adakan kegiatan penting untuk meningkatkan cinta Tanah Air Indonesia, hormat kepada para Pahlawan Pejuang kemerdekaan RI," ucap Jimmy, Rabu (21/8).

Jimmy mengatakan sebelumnya warga keturunan Tionghoa juga merayakan kemerdekaan bangsa Indonesia ini dengan mengikuti berbagai kegiatan di kampung masing-masing.

Menurut dia, menunjukkan rasa cinta kepada Tanah Air juga telah diimplementasikan dengan wujud pelestarian budaya, pembauran dengan masyarakat.

"Anak-anak muda keturunan Tionghoa juga banyak yang berperan menunjukan rasa cinta Tanah Air ini dengan mengikuti berbagai kegiatan," katanya.

Pembina Koko Cici Jogja, Agustinus Eko Agus Susanto mengatakan dalam memaknai kemerdekaan itu, generasi muda dapat berperan aktif dalam melestarikan budaya Indonesia khususnya budaya yang ada di Jogja.

"Selain itu kemerdekaan itu kami maknai sebagai memerdekakan diri kita sendiri agar lebih terbuka tanpa diskriminasi untuk menjadi generasi muda yang berperan aktif untuk membangun Indonesia yang lebih maju," kata Agus.

Agustinus mengatakan peran anak muda yang sudah dilakukan oleh Koko Cici Jogja yakni aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata (Dispar), mempromosikan pariwisata yang ada di Jogja khususnya, dan secara pribadi dipersiapkan untuk menjadi manusia yang unggul untuk kemajuan Indonesia yang lebih unggul.

"Untuk Indonesia yang kami cintai, Dirgahayu ke-74 Kemerdekaan Indonesia semoga menjadi negara yang unggul, negara yang dapat menjadi panutan bagi negara lain, menjadi negara yang tak lupa akan perjuangan pahlawannya dan kita sebagai generai muda Indonesia marilah berperan aktif baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga bangsa yang sudah besar ini dapat menjadi bangsa yang lebih besar dan dapat menjadi tonggak kemajuan bangsa ini," katanya.